Begini Proses Pembelian Bus VOLVO B11R

Jika Anda ingin membeli bus, proses pembeliannya berbeda dibanding dengan mobil biasa. Pabrikan biasanya menyediakan sasis dan mesin saja, sedangkan sisanya tergantung kepada kebutuhan konsumen.

Nantinya akan diterjemahkan oleh para perusahaan karoseri. Salah satunya Bus Rosalia buatan Adiputro berbasis Volvo B11R. Ia menjadi unit utuh, setelah melalui rangkaian prosedur.

Pertama, sasis dan mesin Volvo tipe ini diimpor utuh dari Swedia. Proses inden memakan waktu sekitar dua hingga tiga bulan. Namun, Armein Armein Effendy, Marketing Support & Logistic Manager PT Wahana Inti Selaras, distributor resmi Volvo Buses, mengklaim sudah memiliki jadwal pengapalan dan pola estimasi penjualan. Sehingga prosesnya bisa lebih cepat.


Sumber : https://web.facebook.com/photo?fbid=3826345200728113&set=g.383855968296976


Sementara soal harga, berada di rentang Rp 1,7 sampai Rp 1,8 miliar. Tergantung nilai mata uang. Karena Volvo masih membelinya dengan valuta asing, yang otomatis dipengaruhi kurs. Nominal ini pun belum termasuk BBN, menyesuaikan wilayah masing-masing. Baru setelah itu, operator bus atau konsumen, memilih karoserinya.

Bagi Anda yang sadar, sebetulnya B11R adalah basis yang sama dengan beberapa bus Transjakarta. Sebanyak 119 unit telah beroperasi selama satu tahun. Namun, ada perbedaan spesifikasi. Untuk harga tadi Volvo memberikan mesin lebih besar. Di belakang sasis tertanam dapur pacu 11 liter dengan output 430 Hp dan torsi 2.000 Nm. Lebih besar dari milik Transjakarta yang 370 Tk. Rangkaian itu juga sudah siap diubah untuk memenuhi regulasi meminum bensin B30.

Standar

Setelah itu, Volvo mewajibkan perusahaan pembuat bodi sudah memenuhi syarat dan lulus sertifikasi dari pabrik di Swedia. Tempat karoseri bakal dikunjungi jika belum terdaftar, oleh tiga sampai empat orang inspektor dari sana. Menurut Armein, tak ada minimal jumlah pembelian untuk inspeksi semacam tadi. Semua unsur dilakukan guna mempertahankan safety, hingga menjaga pengelolaan limbah.




“Kami bekerja sama dengan semua karoseri yang memenuhi syarat dari Volvo. Perusahaan yang bisa membangun bodi, harus lulus sertifikasi pabrik di swedia. Desain akan dilihat sekaligus dikunjungi pabriknya. Karena kami cukup concern dengan kualitas safety dan lingkungan. Sehingga pengelolaan limbah juga diperhatikan,” katanya

Biaya

Lantas biaya karoseri, bergantung pada perusahaan yang dipilih. Untuk gambaran, sebuah Volvo B11R ultra high deck, pembuatannya memakan waktu sekitar satu sampai dua bulan. Dan uang untuk menebusnya berkisar Rp 1,5 miliar. Termasuk interior serta rangkaian AC sesuai kelengkapan yang dipilih. Jadi, satu buah bus utuh kurang lebih menelan dana Rp 3,3 miliar. Untuk spesifikasi yang agak premium.

Terakhir, pembelian sudah termasuk garansi mesin untuk satu tahun, atau rata-rata 200.000 km. Tergantung mana yang dicapai lebih dulu. Dan program safety driving serta seleksi dan pelatihan sopir sudah termasuk dalam paket. 

Sumber : https://www.liputan6.com/otomotif/read/4198799/berbeda-dengan-mobil-begini-proses-pembelian-bus


Kenapa Bangku Bus 2-3 Lebih Banyak di Sisi Kanan?

Bus adalah salah satu moda transportasi darat yang bisa membawa banyak penumpang, sebaga alat transportasi massal maka kabin bus di desain agar bisa membawa banyak penumpang. Bus juga ada kelas-kelasnya,ada kelas executife kelas ekonomi, untuk kelas ekonomi biasanya konfigurasi tempat duduknnya adalah tiga di kanan dan dua di kiri (3-2). 

Sedangkan untuk kelas super eksekutif yang menggunakan bangku super lebar juga biasanya memiliki konfigurasi 2-1.mungkin anda bertanya-tanya, mengapa jumlah kursi yang ada di sisi kanan kabin lebih banyak dibanding sisi kiri? Kenapa jumlah bangku yang lebih banyak di sisi kanan adalah untuk memudahkan jalan masuk penumpang.“Jadi penumpang lebih nyaman karena belok dari pintu masuk lebih dekat,” .
Sumber : http://sinarjayamania.blogspot.com/2012/01/bis-sinar-jaya-jetbus-70-zx-58-zx-sinar.html
Salah satu alasan kenapa jumlah bangku yang lebih banyak disisi kanan adalah memerhatikan pintu penumpang yang ada di sisi kiri bus. Jadi ketika penumpang masuk ke kabin, langsung bertemu dengan lorong, sehingga tidak repot untuk berjalan menuju bangkunya. 

 Apakah dengan konfigurasi tempat duduk 2-3 bus jadi berat sebelah? jumlah bangku di sisi kanan yang lebih banyak tidak akan membuat bus jadi berat sebelah. Walaupun bus diisi penuh penumpang, pembagian beban yang ada di bus sudah seimbang. “Bebannya sudah mendekati tengah bus. Peletakan bangku di sisi kanan juga sudah mepet ke tengah. Jika peletakan bangkunya benar, efek puntir atau twist pada bus jadi tidak begitu kerasa,” kata Werry. 

Selain konfigurasi kursi 3-2 dan 2-1, banyak juga bus di Indonesia yang memiliki konfigurasi 2-2, alias jumlahnya sama antara kiri dan kanan. Kemudian ada juga yang 1-1 namun ditumpuk, seperti pada bus Suites Class milik karoseri Laksana. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Jumlah Bangku Bus Lebih Banyak di Sisi Kanan?", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2020/09/17/140100215/kenapa-jumlah-bangku-bus-lebih-banyak-di-sisi-kanan-. Penulis : Muhammad Fathan Radityasani Editor : Azwar Ferdian

Regulasi atau Aturan Menjadi Sopir Sasis Bus di Indonesia

Bagi anda yang pernah melintas di Tol Cikampek atau Transjawa,mungkin pernah melihat sopir sasis bus yang belum ada bodynya, sopirnya mirip pengendara sepeda motor. Mirip dalam artian, mereka memeakai jaket, helm dan sarung tangan saat menyetir sasis bus tanpa body tersebut. Cara membuat sebuah bus antara lain terdiri dari bodi dari karoseri dan sasis dari pabrikan. 

Untuk pengiriman  sasis bus dengan model ladder frame, biasanya diantarkan langsung dari pabrik ke karoseri melalui jalan darat dengan cara di kendarai atau di setir. “Sasis dikirim bisa dari pabrik langsung ke diler atau karoseri. Bisa juga dari diler ke karoseri,” 


Sumber: youtube/HandyBismania


Syarat untuk menjadi pengemudi yang mengantar sasis tersebut pun diwajobkan memiliki standar operasi. Pengemudi harus menggunakan helm, jaket, sarung tangan, sepatu dan sabuk pengaman. Selain itu, pabrikan juga menyarankan agar pengemudi beristirahat cukup dan mengikuti batas kecepatan.

Kecepatannya juga dibatasi, 60 kpj, dengan waktu istirahat sekita 3 jam, Jadi kalau perjalanannya jauh, bisa sampai menginap. Mengingat aturan mengenai pengemudi yang menyetir kendaraan yang hanya terdiri dari sasis dan mesin, sudah diatur pada Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 106 Ayat 7, yang berbunyi: Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah di Jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan dan mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia . 

Mengenai arti dari rumah-rumah, bisa merujuk pada PP Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 1 Ayat 8 yang maksudnya bagian dari Kendaraan Bermotor jenis Mobil Penumpang, Mobil Bus, Mobil Barang, atau Sepeda Motor yang berada pada landasan berbentuk ruang muatan, baik untuk orang maupun barang. Jika ada pengemudi yang melanggar aturan pada UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 7, sesuai Pasal 290, akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pernah Lihat Sopir Sasis Bus yang Mirip Pebalap F1? Ini Regulasinya", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2020/04/29/190200115/pernah-lihat-sopir-sasis-bus-yang-mirip-pebalap-f1-ini-regulasinya.

Penulis : Muhammad Fathan Radityasani

Editor : Azwar Ferdian


Harga Sasis Bus Tronton Volvo B11R di Indonesia


Persaingan sasis bus di Indonesia semakin sengit, berbagai merk terkenal berlomba-lomba mengeluarkan andalan produknya seperti Volvo, B11R adalah type sasis dari Volvo yang kini telah hadir di Indonesia, PT Indotruck Utama (ITU) sebagai distributor tunggal Volvo di Indonesia secara resmi telah memperkenalkan sasis bus terbaru keluaran Volvo ini.

Di bekali dengan dapur pacu dengan cc besar yaitu 11.000 cc, sasis bus terbaru buatan pabrikan sal Swedia ini siap untuk di ajak ngeblong….karena dengan bekal mesin in bisa memuntahkan tenaga sebesar 430 DK dan torsi sebesar 2.000 nm.



Dengan modal tenaga mesin yang gahar, Volvo mengklaim bahwa sasis busnya adalah sasis bus yang diperntukan untuk jarak jauh dengan tenaga yang paling gahar dikelsnya saat ini.

Bukan hanya keunggulan tenaga mesinnya yang gahar, akan tetapi transmisinya juga berbeda  dengan kompetitornya, dimana merek lain masih menggunakan 8 percepatan, Volvo sudah menggunakan transmisi 12 percepatan. Disamping keunggulan tersebut, mesin Volvi ini juga siap menenggak bahan bakar jenis boi solar B30.

Tidak hanya mengandlkan kegaharan mesin, rival dari sasis bus  SCANIA dengan model K410Ib dan Mercedes Benz OC 500RF OH 2542 ini juga dibekali dengan berbgai fitur keselamatan. Adapun fitur keselamatan tersebut  antara lain ; seperti disk brake atau rem cakram di setiap ban, Electronic Braking System (EBS), Anti-lock Braking System (ABS) dan Anti Slip Regulation (ASR), serta Electronic Stability Programme (ESP).

Mungkin anda bertanya tanya, sasis bus dengan fitur keselamatan yang lengkapa dan mesin yang gahar, berapa harganya? Berdasarkan info yang dikutip dari berbagai sumber, harga sasis bus Volvo B 11R adalah Rp. 1, 750 M. Mahal kan, padahal harga ini belum termasuk karoseri atau bodynya, tapi sudah termasuk PPN 10 persen dan sudah termasuk ongkos kirim ke karoseri.

Lalu bagaimana dengan afersalsesnya? Pihak Volvo Indonesia menjamin untuk ketersediaan sparepart dan layanan aftersalesnya yang kini sudah tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Bahkan jaminan sparepart 1 kali 24 jam.

Berapa Harga Chassis Bus Premium Scania K410IB?

Chassis bus Scania K410IB 6x2 adalah chassis bus premium triple axle dengan menggunakan mesin yang berkubikasi besar serta menggunakan 3 sumbu roda saat ini sedang menjadi trend di kalangan perusahaan-perusahaan otobus (PO) di Indonesia.

Dengan panjang 13,5 meter, Chassis Scania K410IB saat ini sdauh banyak digunakan beberapa PO untuk bus tingkat (double decker)," terang Harijadi Mawardi, General Manager PT United Tractors, distributor bus dan truk Scania di Indonesia awal April 2019 lalu.

Sumber gambar : https://bus-truck.id/bus/tiga-bus-scania-sudiro-tungga-jaya-siap-menetas-dari-karoseri-tentrem-malang/9197


Dengan menggunakan mesin berkapasitas 13.000 cc Scania Model K41OIB bisa mengelurkan tenaga sebesar  410 hp atau 306 Kw pada 1.900 rpm walaupun cc besar mesin Scania K410IB adalah mesin yang terbilang irit bahan bakar.

Scania K410IB menggunakan mesin dengankode DC 13 107 K01 dengan Gearbox 12 speed serta sudah  sesuai dengan standar emisi Euro 3 yang ramah lingkungan. Jika akan dibandingkan chassis ini sekelas dengan Mercedes-Benz OC 500 RF 2542.

Untuk fitur keamanan dan kenyamanan Chassis Scania K410IB 6x2 sudah sangat lengkap. Bus Scania K410IB sudah memiliki beragam keunggulan seperti Anti Lock Brake System (ABS), Electronic Braking System (EBS) dan Opticruise.

Chassis ini juga mempunyai fitur lain yang mumpuni seperti Cruise Control, Downhill Speed Control, 3-axle with 2 drive (roda depan dan paling belakang bisa belok), Hill Hold Function, Tangki bahan bakar yang dilengkapi filter bensin dan modul pemisah air serta Communicator C200 Scania Fleet Management.

Mengenai harga, Hari menyebut bahwa untuk tahun 2019, United Tractors membandrol Scania K410IB 6x2 dengan harga Rp 1,75 miliar. "Itu untuk harga chassisnya saja ya belum termasuk karoseri, untuk karoserinya tergantung customer mau pakai karoseri apa,dan tentunya dengan model dan harga yang bervariasi.

PO Harapan Jaya Dengan Chasis SCANIA K 410 Akan Segera Hadir Agustus 2017

Ya inilah SCANIA K 410 series chasis bus triple axle yang kini sudah muali meramaikan dunia perbisan di Indonesia,PO Satria Muda asal kota Purwokerto yang sudah menggunakan chasis bus ini, dan di gadang-gadang sebagai PO bus pertama  yang menggunakan Chasis ini di Indonesia,  yap kini giliran PO Harapan Jaya juga telah mendatangkan chasis premium yaitu SCANIA K 410 triple axle, informasi ini penulis dapatkan dari website resmi PO Harapan Jaya, "Kabar gembira…
PO. HARAPAN JAYA dengan bangga mempersembahkan unit terbaru kami scania K410. Yang diperkirakan dapat mulai beroperasi agustus 2017
" kalimat itulah yang saya kutip dari website PO Harapan Jaya jadi jika anda adalah pelanggan setia PO Harapan Jaya dan ingin merasakan sensasi SCANIA K 410 tunggu kehadirannya pada Agustus 2017.







Sebenarnya apa sih kelebihan dari chasis SCANIA 3 Axle, penulis akan mencoba sedidkit mengulas profil dari chasis ini, dengan mesin kubikasi besar dan 3 sumbu roda kini mulai menjadi tren baru di dunia perbisan  di Indonesia. Sebelumnya PO Sumber Alam juga memiliki bus dengan 3 sumbu roda akan tetapi itu adalah hasil modifikasi, sekarang trend  itu semakin menguat dengan 3 Axle yang menganut 4 Wheel Steering yang berguna kala melakukan manuver – manuver di area yang sempit.



SCANIA K410EB inilah yang bisa melakukannya dengan baik, chasis yang menganut tipe modular, sehingga membebaskan karoseri berkreasi,chassis SCANIA  ini masuk ke Indonesia pada tahun 2015 lalu dan tepatnya sekitar bulan Juli 2015 melalui agen tunggal United Tractor. Chassis SCANIA yang merupakan pesanan dari PO. BGS Satria Muda Purwokerto yang kala itu langsung mengaplikasikannya ke Karoseri Adi Putro untuk dirakit  dengan body Jetbus 2+ SHD. Berikut ini adalah

Spesifikasi dari Scania K410
  • ENGINE
    13 litre DC13 107 EURO 3
    4-stroke 6-cylinder in-line, 4-valves per cylinder,
    turbo-charged, intercooled, Scania PDE injection
    (separate electromagnetically controlled unit injectors)
    and air cleaner.
    Maximum Output
    301 kW (410 hp) @ 1,900 r/min
    Maximum Torque
    2,000 Nm @ 1,000 – 1,350 r/min
    Equipped with:
    Cruise Control
    Speed Limiter
    Centrifugal engine oil cleaner
  • GEARBOX
    GR875R, 8-speed Scania Opticruise with kick-down
    and oil cooling for gearbox.
    RETARDER
    Scania Retarder – automatic and manual control.
    AXLE GEAR
    R660, gear ratio 2.73
    COOLING SYSTEM
    Hydraulic driven, temperature – regulated cooling fan
    at 80°C.
    FUEL SYSTEM
    500 litres aluminium tank, fuel filter chassis mounted
    with water separator.
  • BRAKES AND SAFETY
    Disc brakes on front and rear axle, full air brakes with
    independent circuits for front, rear & parking circuits,
    with following as standard:
    • Electronic Stability Programme (ESP)
    • Electronically controlled Anti-lock Braking System
    (EBS)
    • Traction Control (TC)
    • Interlock valve with parking brake
    • Asbestos-free linings
    • Hill Hold function
    AIR DRYER
    High capacity air dryer with intelligent compressor
    control and oil separator.
    SUSPENSION
    Front (2) and rear (4) and tag axle (2) air bellows, with
    heavy duty shock absorbers, anti-roll bars on all axles.
    Total raising and lowering suspension.
  • STEERING
    Hydraulic powered. Fully adjustable steering
    wheel column, with air-powered locking mechanism.
    Right hand drive.
    FIRE ALARM SENSORS
    3 (three) fire alarm sensors located in engine
    compartment.
    ELECTRICAL SYSTEMS
    Alternator : Heavy duty 150A + 150A
    Master Switch : Located at batteries
    Batteries : 2 x 220 Ah capacity
    (Maintenance-free)
  • INSTRUMENT GAUGES
    Speedometer km/h; r/min meter; air pressure; fuel;
    temperature; LCD multi-display panel, individual start
    function key with engine stop request, automatic return
    on direction indicator level with button for
    windscreen washing.
    TYRES AND RIMS
    295/80 R22.5 tubeless tyres on 9.00 x 22.5 rims
    in the front and rear with spare, splash guard,
    front hub cover.
    TECHNICAL SPEC
    Front axle load (Max) : 7,500 kg
    Rear axle load (Max) : 11,500 kg
    Tag axle load (Max) : 6,000 kg
    Gross vehicle weight : 25,000 kg
    DIMENSIONS
    Axle distance (A) : 5,850 mm (variable)
    Bogie distance (B) : 1,300 mm
    Front overhang (I) : 2,500 mm
    Rear overhang (J) : 4,000 mm
    Chassis length : 12,350 mm (variable)
    Chassis width : 2,500 mm
    WHEEL LOCK : 52° (max)
    TURNING CIRCLE (Ø) : 20.1 m, kerb-to-kerb

NB : Spesifikasi diatas mungkin sedikit memiliki perbedaan dengan versi Indonesia, yang mana Indonesia unit yang masuk mengalami penyesuaian sesuai kondisi geografis di Indonesia.





Berdasarkan  informasi dari beberapa blog ada beberapa perbedaan  K410 ini dengan akhiran K410iB , sedangkan merujuk pada Website Scania langsung, Varian yang ada untuk K410 ini adalah K410EB. Yang mana varian E memiliki sisi lebih pada kenyamanan dan diperuntukkan untuk perjalanan jarak jauh, dibandingkan varian i yang merupakan akronim dari intercity (antar kota) yang memiliki range jarak dekat – jauh.

Scania K410EB ini memang layak menjadi musuh terkuat dari Mercedes – Benz OC 500 RF 2542. Karena memiliki kekeuatan yang sama di angka 400 – 420 hp, perbedaan 10 hp tidak akan begitu berarti. Hanya PR besar bagi Scania yang bernaung dibawah United Tractor (Astra Group) adalah bagaimana caranya mempopulerkan K410EB ini sebagaimana Mercedes – Benz berhasil melakukannya pada 2542. Disamping itu jangan lupakan juga si “naga emas” Golden Dragon XML6145D13 yang merupakan varian termurah dari bus 3 axle yang beredar di Indonesia saat ini.

Sumber Gambar :  http://www.poharapanjaya.com/wp-content/uploads/2017/05/scania-K410_A.jpg




Daftar Harga Chasis Bus di Indonesia

Mungkin anda  pernah bertanya-tanya berapa sih harga sebuah bus?  Body  bus di bangun di atas sebuah chasis yang memang diperuntukan khusus untuk bus, akan tetapi ada juga yang menggunakan chasis truck,biasanya untuk bus berukuran kecil atau sedang. Chasis bus dan truck dibuat oleh pabrikan otomotif seperti Mercedes Benz, Hino, Scania, dll dan yang paling  sering jumpai di jalan raya di  Indonesia kebanyakan adalah Hino dan Mercedes Benz untuk bus besar, dan Mitshubishi untuk bus sedang.

Kadang kita sering melihat sebuah bus  AKAP  ditempeli  stiker besar di kaca samping  yang bertuliskan salah satu merek pabrikan otomotif. Tujuan penempelan stiker tersebut merupakan salah satu strategi  pemasaran  untuk menarik perhatian penumpang, walaupun kadang saya sendiri  ragu apakah penumpang  tahu arti di balik stiker tersebut. Banyak juga perusahaan otobus yang menempelkan stiker yang tidak sesuai dengan keadaan armada , contohnya, sebuah bus yang dibuat  pada chasis Mercedes Benz OH1526 ditempeli dengan stiker Mercedes Benz OH1626, dan ditambah lagi embel-embel EURO IV ,Air Suspension dan dll.
Sumber :http://www.scania.com/my
Di bawah ini adalah beberapa price list untuk harga sebuah chasis bus  dan  mesinnya,harga  yang tertera di bawah belum termasuk biaya perakitan body bus di karoseri. Biaya perakitan body bus di karoseri sangat bervariasi, tergantung pesanan dan material yang akan digunakan, berikut ini adalah harga chasis bus:

Beberapa Keistimewaan Chasis Bus Mercedes Benz OH 1626

Beberapa Keistimewaan Chasis Bus Mercedes Benz OH 1626 antara lain adalah pada kaki-kakinya. Jika semua seri bus dengan mesin belakang  Mercedes-Benz yang  beredar di Indonesia masih menggunakan suspensi tipe daun (leaf spring), sasis OH 1626 sudah mengadopsi suspensi udara dan sudah built-in dari pabrikan. Suspensi jenis ini membuat guncangan bus menjadi lebih lembut saat melewati jalan terjal atau membelok sehingga membuat perjalanan, terutama perjalanan jauh tidak melelahkan.
Chasis Mercedes Benz OH 1626 sumber : http://www.mercedes-benz.co.id/

OH 1626 merupakan generasi bus Mercedes-Benz yang manajemen mesinnya sudah menerapkan teknologi elektrikal. Tidak lagi mekanikal seperti seri terdahulu. Teknologi ini sudah diaplikasikan Mercedes-Benz pada dua generasi bus rear engine sebelumnya, yakni OH 1525 dan OH 1526.

Sesuai pengkodeannya yang khas Mercedes-Benz, sasis OH 1626 dari Mercedes-Benz Indonesia ini memiliki payload maksimum 16 ton dengan mesin yang mampu menyemburkan tenaga maksimum sebesar 260 horse power. Torsi mesinnya yang relatif tinggi dapat dicapai pada putaran rendah. Konsumsi bahan bakarnya pun juga diklaim irit.

Spesifikasi OH 1626
Mesin: Mercedes-Benz OM 906 LA Euro 3 Diesel, 6-Cylinder in-line, direct injection with a turbo charger and intercooler
Bore/stroke: 102/130 mm
Kapasitas silinder: 6374 cc
Tenaga maksimum: 191 kW (260 hp) @ 2200 rpm
Torsi maksimum: 950 Nm @ 1200-1600 rpm
Clutch: MF 395 Single-plate dry clutches with diaphragm spring. Hydraulically operated shift
Transmisi: G 85 – 6 Manual, 6-speed forward
Gear ratio: 6.70/3.81/2.29/1.48/1.00/0.73 R : 6.29
Top speed: 120 km/h
Daya tanjak: 43 persen
Axle depan: VL 3/8 D-6.5
Kapasitas axle depan: 5500 kg
Axle belakang: HH 4/08 D-10.5
Gear ratio: 5.22 (47:9)
Kapasitas axle belakang: 10.500 kg
Steering: Power Steering ZF 8097
Roda: 8.25 X 22.5 PR 16 & 11.00 R 22.5
Elektrikal: 24 Volt
Alternator: 28 V/80 A
Baterai: 2x150Ah, 12V
Kapasitas BBM: 300 liter
Panjang sasis: 8,776 meter
Radius putar: 9.440
Berat sasis 4.900 kg
Payload 16.000 kg

Sumber : http://www.mercedes-benz.co.id


Spesifikasi Scania K410IB dengan Teknologi Opticruise Transmisi

Opticruise adalah transmisi semi-otomatis dari Scania, menggunakan electro-hydraulic sebagai pengendali kopling untuk kehalusan dan kepresisian perpindahan gigi. Scania mengklaim ini adalah cara baru dalam perpindahan gigi. Opticruise, dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan berkendara pada penumpang dan dilengkapi dengan beberapa fitur terbaru yang terintegrasi untuk memberikan kenyamanan yang lebih baik lagi dari generasi sebelumnya.

Mekanisme perpindahan gigi secara otomatis memberikan keuntungan kepada pengemudi, penumpang dan tentunya operator. Disamping memberikan kenyamanan, pengemudi dapat lebih leluasa berkonsentrasi mengendalikan kendaraan dan fokus kepada lalu lintas sekitar, tanpa terbagi konsentrasinya untuk mengontrol putaran mesin dan memindahkan persneling.



Sumber : www.transportecarretero.com.uy


Spesifikasi Chasis Bus Mercedes Benz OC 500 RF OH 1836

Jakarta, Jalurbus - Setelah Mercedes Benz mengeluarkan Chassis dengan suspensi udara (Air Suspension) seri OH 1626 kemudian OH 1830 ,Mercedes Benz kembali mengeluarkan produk terbarunya yaitu Chasis OC 500 RF OH 1836 dimana Chassis ini mampu menanggung beban hingga 18 Ton dan bertenaga 360 HP. Chassis Mercy OC 500 RF OH 1836 termasuk dalam kategori Chassis bus kelas premium . Karena Chassis Mercedes Benz OC 500 RF OH 1836 bisa dibilang masih baru banyak dari Perusahaan Otobus melirik untuk membangun bis di atas chassis ini dengan berbagai model . Chassis OC 500 RF OH 1836 dibuat dengan model Space Frame seperti halnya OH 1830 dan OH 1626 yang bertujuan untuk menambah kenyamanan penumpang, peningkatan kualitas dan biaya perawatan yang lebih murah. Berikut ini adalah data spesifikasi teknis dari chassis Mercedes Benz OC 500 RF OH 1836.


Sumber Gambar : http://sanzakiiytoet.blogspot.co.id/


Tehnikal Spesifikasi Mercedes Benz OH 1830/ OC 500 RF
Engine Model
MB OM 475 LA. III/22 ; Euro III
General Characteristics
6 cylinders, vertical in-line, turbo charged and intercooled
Power max 
260 kW (354 cv) @ 2000 rpm
Torque max 
1600 Nm  @ 1100 rpm
Displacement 
11.967 cc
Clutch Model 
MFZ 430
Type 
Single disc
Actuation 
Hydro pneumatic with servo-assistance
Gearbox Model  
MB GO 190
Manual with 6-speed transmission
Shifting system  
Manual lever, by cables
Synchronized gears 
6
Gear ratio  
i=8.17/4.65/2.79/1.81/1.25/1.00 and R= 7.68
Maximum speed (km/h)  
120
Maximum ramp capacity (%) 
Vehicle loaded  ;  48 %
Front Axle Model
Independent  RL 75 E
Technical loads
7.100 Kg
Rear Axle Model
MB- HO 6 / 3 DCL(S)-13
Gear Ratio
i=3,154
Technical loads
11.500 Kg
Front Suspensions  Type
Pneumatic, with 2 air bellows
Shock absorbers
2 telescopic with double action with Stabilizer bar
Rear Suspensions Type
Pneumatic, with 4 air bellows
Shock absorbers
2 telescopic with double action  with Stabilizer bar
Steering  Model
ZF 8098  Hydraulic, power assisted
Wheels and Tires
Wheel ring / Tires
8.25x22.5/ 295/80 R 22.5
Alternator
1 X 28 V / 140 A
Battery
2 x 12 V / 200 Ah
Brakes  /  Safety related
EBS – Electronic Brake System (Wabco),
ABS and ASR integrated
Service Brake
Dual circuit full air brake with disc brake front and rear
Parking Brake
Chamber with accumulative spring, pneumatically operated
Jika dilihat dari data spesifikasi di atas, Chassis ini memang di peruntukan bagi bis kelas premium yang lebih mengutamsksn kenyamanan,hal ini bisa dilihat dari suspensi udara yang indipendent (front Axle), dimana Axle depan dapat di bebani hingga 7,1 Ton dan Axle belakang dapat dibebani 11,5 Ton Kelebihan dengan menggunakan Chassis MB OC 500 RF OH 1836 adalah selain suspensi udara yang super empuk, perusahaan otobus juga bisa membuat bis dengan body yang lebih panjang hingga 12,8 Meter karena sebelumnya chassis bis memiliki panjang maksimal 12 meter

Mengenal Spesifikasi dan Material Pada Bus Evonext Karoseri New Armada

Jakarta- Jalur Bus. Salah satu produk Big Bus dari karoseri New Armada adalah bus dengan nama EVONEXT,model ini  merupakan kategori Bus Besar yang diproduksi oleh karoseri New Armada Magelang. Model bus ini sudah di unakan oleh beberapa Perusahaan Otobus di Indonesia, seperti model-model bus yang lain, model EVONEXT sendiri juga di produksi dengan beberapa seri model, seri-seri model yang lain akan saya tulis pada postingan selanjutnya, kali ini saya akan saya tuliskan Spesifikasi dan Material yang digunakan pada model EVONEZT standar, Spesifikasi  EVONEXT yang saya kutip dari Ifficial Website New Armada adalah sebagai berikut.
Sumber gambar: www.newarmada.co.id

Sumber Gambar: www.newarmada.co.id

Cowel depan menggunakan bahan Fiber, untuk lampu depan menggunakan  Reflector hitam, kemudian spion digunakan model KW-128, Moveable step, bagasi samping Paradise 1800x1035mm, Cover roda menggunakan bahan fiber, pada Garnish samping dibuat dengan bahan plat stainless stell mirror surface, Spoiler roof samping ( housing AC ) Emergency exit . Pada bagian dashboard menggunakan wood panel aksen, lantai Bambo Flooring Karpet altro, partisi EVONEXT, Seat (EVO seat, Aristo Seat, SLF, Ergo one, Legrest, Footrest 32-42 seat), Trimming ABS Vacuum forming deck samping PVC panel, Plafon ABS vacuum forming, Ending plafon (front : fiber Rear : ABS vacuum forming) , TV 22-32", AC unit .

Hino Pemimpin Pasar Chasis Bus di Indonesia

Sudah tidak diragukan lagi, ketangguhan dan kehandalan mesin bus dan truk Hino.Bisa di bilang bahwa Hino adalah pakarnya truk dan bus di Indonesia.Bukan tanpa alasaan, karena agen tunggal pemegang merek Hino berhasil mempertahankan leader market di pasar otomotif untuk truk dan bus. Saat ini, Hino pemimpin pasar bus dengan market share diatas 70%.

Salah satu produk terbaru dari Hino adalah FC bus,Unit ini menggunakan mesin dengan sistem Common Rail 4 silinder yang menghasilkan tenaga lebih besar namun hemat bahan bakar. Bus besar ini mampu menghasilkan tenaga 190 PS dengan torsi maksimum 56kgm sehingga performa lebih tangguh dan lincah pada saat berkendara.

Bus dengan kapasitas 40 seat ini juga dilengkapi Turbo Charger Intercooler yang teruji kehandalan dan kemudahan dalam perawatannya. Disertai transmisi LX06S dengan variasi gigi ratio yang disesuaikan dengan torsi mesin sehingga menambah performa daya tanjak dan daya tahan gardan lebih lama.


Sumber Gambar: idolaotomotif.com
Bus ini sangat sesuai digunakan dalam perjalanan dalam kota maupun antar kota. Sasis yang tebal dan kuat membuat daya tahan sasis terhadap beban lebih baik dan lebih tahan lama. Ban pada FC Bus hadir dengan jejak lebih lebar sehingga lebih stabil dan menambah kenyamanan berkendara.”sasis bus ini menggunakan mesin sistem Common Rail guna memberikan kendaraan angkutan penumpang dengan tingkat kenyamanan tinggi. Sebagai tambahan, unit ini dilengkapi stabilizer pada bagian belakang serta shock absorber (double acting) pada bagian kedua axle yang dapat memberikan kestabilan kendaraan yang lebih baik” .

Bicara pasar bus, Hino saat ini masih mempertahankan posisinya sebagai penguasa pasar penjualan bus di Indonesia. Dimana di segmen bus besar, pangsa pasar Hino mencapai di atas 50%. Dari market share itu, mayoritas dikontribusi oleh bus bermesin belakang (rear engine).”Sekitar 80% penjualan bus besar kita dikontribusi oleh bus bermesin belakang,” kata Santiko Wardoyo.


Sumber Gambar: theoxrpl.blogspot.com
Bus dengan mesin belakang banyak dipakai oleh pengusaha bus yang bergerak di transportasi antar kota dan bus pariwisata. Sebelumnya, di segmen bus mesin belakang, Hino sudah melansir dan memasarkan dua varian bus. Yakni Hino R260 bermesin diesel konvensional dengan suspensi leaf spring dengan tenaga maksimum 260 horse power, dan terbaru Hino RN285 yang merupakan bus besar dengan suspensi udara (built in air suspension) bermesin diesel commonrail dengan tenaga maksimum 285 horse power.

Kedua bus ini diproduksi menggunakan sasis tipe ladder frame di pabrik Hino di Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat. Selain kedua model, Hino juga pernah memasarkan bus besar R235, bus rear engine bermesin diesel konvensional dengan suspensi ladder frame dengan tenaga maksimum 235 horse power. Hino dikontribusi oleh penjualan bus bermesin depan (front engine). Di segmen ini, Hino hanya memiliki satu varian, yakni Hino A215.

Hino A215 merupakan bus bermesin depan diesel konvensional hasil pengembangan bus mesin depan Hino AK series yang melegenda di Indonesia. Bus ini dibekali mesin yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 215 horse power. Saat ini Hino menjadi satu-satunya pemain bus besar mesin depan di Indonesia setelah beberapa pemain lain dari Jepang dan Jerman mundur teratur.

Perbedaan Antara Mesin Bus Hino RG dan Hino RK 8

Dalam dunia perbisan Indonesia mesin Hino memang sudah tidak diragukan lagi kehandalannya,hal ini bisa kita lihat dari banyaknya populasi bis yang menggunakan mesin Hino,walaupun bukan satu-satumya pemain di segmen ini,ada Mercedes Benz dan Scania,tapi pada postingan kali ini saya akan membahas mesin bis Hino.Seperti Hino RG dan RK8 saya kira anda sudah tidak asing lagi mendengar jenis mesin ini,banyak bis di Indonesia yang menggunakan mesin jenis ini. Mungkin anda saudah mengetahui bahwa  RG adalah kakak dari RK8 yang berarti  RG lahir lebih dulu baru setelah itu RK8.Tapi,kadang-kadang kita suka bingung karena jika dilihat sekilas hamper sama,bagaimana sih membedakan kalau bis itu menggunakan mesin Hino RG atau RK8

1. Mesin
Nah,,Pertama-tama kita akan melihat perbedaan mesin RG dan RK8.Kedua mesin ini merupakan satu keturunan J21-Heritage milik Hino.

ini penampang Mesin Hino RG dengan mesin J08C dengan tenaga yg dihasilkan 240ps pada 2.500rpm dan torsi 72Kgm pada 1.500rpm

Kalo ini penampang mesin Hino RK8 dengan memakai jenis J08E-UF R260 mempunyai dua output horsepower range : 235Ps@2.500rpm + 72 Kgm@1.500rpm dan 260Ps@2.500rpm + 76 Kgm@1.500rpm.

2. AIR INTAKE

Air intake atau saluran masuk udara ini merupakan salah satu pembeda antara RG dan RK8,namun ini masih kurang valid karena Hino RG yang direbody jetbus bentuk air intakenya akan sama seperti RK8.Kemudian Hino RK 8 yang posisi filter nya di kiri *sekarang dikanan* itu ga ada air intakenya cek di new travego yang masih smile.

Air Intake Hino RG Image by : baystro.blogspot.com
Bentuk air intake Hino RK8 pada body Jetbus New Marcopolo
Air Intake Hino RK 8

3. VELG

Velg juga merupakan salah satu pembeda yang bisa membedakan antara RG dan RK8
Bentuk velg Hino RG

Velg Hino RG Image by : http://langgam-pantura.blogspot.co.id/
Ini penampakan velg depan Hino RK8
Velg Hino RK 8 Image by: coolmegapro.wordpress.com


4. MUFFLER / KNALPOT

Nah,bagian knalpot ini lah yang bisa dijadikan patokan untuk membedakan RG dan RK8,,,Yuukkk kita ngolong dulu biar lebih jelas.
Knalpot Hino RG (Lurus)
Knalpot Hino RG Image by : baystro.blogspot.com
Bentuk knalpot Hino RK8 (Meliuk)

Knalpot Hino RK8 Image by : baystro.blogspot.com
5. STIR dan HAND BRAKE

Stir dan hand brake yaitu opsi lain untuk membedakan RG dan RK8,namun untuk dapat melihatnya kita harus masuk ke dalam kabin sopir tentunya.

Bentuk stir dan hand brake Hino RG
Stir Hino RG Image by:  : baystro.blogspot.com

Bentuk stir dan hand brake Hino RK8
Stir Hino RK8 Image by: baystro.blogspot.com

Selain perbedaan yang sudah jelas seperti yang sudah saya jabarkan di atas,kita juga bisa membedakan lewat suara mesin dan knalpotnya.Suara HINO RG itu agak hagar kalau Hino RK8 suaranya lebih kalem.Tapi beda cerita kalau knalpotnya RK8 udah dibobok, persis deh suaranya kayak RG.Jadi suara jangan dijadikan patokan pembeda yang valid ya.Itu sih pembeda yang mudah kita jumpai.

Adapun perbedaan teknis dari Hino RG dan Hino RK8

1.  Hino RG memiliki panjang total chasis 11840 mm,,,,,sedangkan Hino RK 8 memiliki panjang chasis 11470 mm.

2.  Hino RG mengaplikasi straight frame alias rangka kanal C datar dari axle depan hingga rear end, dengan lebar chassis tetap.Sedangkan RK mengaplikasi chassis tangga (ladder frame) dengan tonjolan/lengkungan chassis di atas axle belakang.

3.  HINO RG itu jarak lebar ban depannya itu 1920 mm sedangkan HINO RK8 itu 2040 mm.Jadi kalau dari luar, bannya Hino RG agak didalam dibanding bannya Hino RK8.

4. Hino RG itu jago di trek lurus, coba liat di perbandingan giginya 4300:1.,,,,Kalau RK 8 memiliki segalanya lurus bagus, tanjakan Jago terbukti dari perbandingan rationya 5.125:1

5.Kalau dari sistem pengereman Hino RG itu memakai Air Over Hydraulic system,Sedangkan HINO RK8 memakai Full Air dengan sirkuit ganda.

Cukup sekian informasi tentang membedakan mesin Hino RG dan RK8

Mengenal dan Mempelajari Bagaimana Cara Suspensi Pada Bus Bekerja

 Mengenal Suspensi

Saat mengemudi, permukaan jalan yang tidak rata, tidak baik, dalam jumlah minor, dapat diserap oleh ban, namun adakalanya tidak dapat diserap oleh ban sepenuhnya. Untuk memperbaiki kualitas pengendaraan, sehingga melindungi beban pada kendaraan dari kerusakan, maka dipasanglah peredam diantara roda dengan rangka. Sistem peredaman itu disebut sistem suspensi.

Fungsi suspensi adalah sebagai berikut:
1. Untuk menopang body kendaraan dengan pegas untuk menyerap kejutan dan getaran dari permukaan jalan.

2. Untuk melindungi body kendaraan, pengemudi, penumpang, beban, juga menghilangkan vibrasi dengan damper untuk memperbaiki stabilitas pengendaraan.

3. Untuk menopang wheel link, memberikan kekakuan yang cukup dalam gaya dan arah untuk memastikan perpindahan yang positif dari traksi, tenaga pengereman, beban dalam gaya dan arah ke atau dari body kendaraan, sehingga memungkinkan pengendaraan dalam segala kondisi.


Sumber Gambar: http://sanzakiiytoet.blogspot.co.id/2013_01_01_archive.html



















Oskilasi dan Kenyamanan
Oskilasi ada sprung load dan unsprung load... Mumet kan... Bahasa apa pula itu? Dari sekitar 400an halaman yang saya baca dari "kitab suci" para teknisi, bisa saya terjemahkan begini:
Roda (unsprung load) menerima kejutan dari jalan, dan energi tersebut diteruskan melalui sprung load ke body member, menyebabkan kendaraan beroskilasi (goyang). Kecepatan oskilasi akan menurun seiring dengan menurunnya beban kejut yang diterima roda. Masa iya kendaraan berhenti bisa mengayun2 ayun sendiri suspensinya... hehehe.. Mobil goyang itu mah.

Oskilasi Sprung Weight
Terbagi menjadi 3, yaitu Flatterig, Bouncing, Yaw, Roll, dan Pitching. Singkat saja daripada baca buku 400 halaman yang bikin mumet... hehehe...

Flattering yaitu:
Ketika seluruh bodi bergerak naik turun secara merata dari depan hingga belakang secara seimbang.

Bouncing yaitu:
Ketika bodi kendaraan bergerak naik-turun






Yaw yaitu:
Pergerakan bergoyang di seputar sumbu vertikal kendaraan, efeknya kendaraan bedinya gerak geleng-geleng.

Pitching yaitu:
Pergerakan bergoyang di sumbu antara roda depan dan roda belakang. Gerakan ini membuat bodi bergerak mengangguk-angguk.

Rolling yaitu:
Pergerakan bergoyang dimana bodi jadi mirin sebelah, biasanya ini terjadi saat belok, biasa dikenal dengan efek bodyroll.




Sumber Gambar: http://sanzakiiytoet.blogspot.co.id/2013_01_01_archive.html


Oskilasi Unsprung Weight
Ini terbagi menjadi hopping, tramping, dan wind-up. Apa saja? ini dia... simpel saja.... kalau mau baca bukunya sendiri 400 halaman juga gpp, PM saja hehehe...

Hopping yaitu:
Gerakan naik-turun roda secara bersamaan dalam 1 axle. Hal ini terjadi biasanya saat kita melewati jalanan bergelombang pada kecepatan sedang hingga tinggi.


Tramping yaitu:
Gerakan naik turun roda secara berlawanan dalam 1 axle. Misal roda kanan bergerak naik, roda kiri bergerak turun. Jadi miring-miring getoh....

Wind-Up Yaitu:
Gerakan dimana per dain sedikit melintir karena efek putaran as penggerak kendaraan. Biasanya di driver axle.

Selamat belajar......


Sumber: http://www.bismania.com/

Chasis Bus Terbaru 2015 Mercedes Benz OC 500 RF 2542

Mercedes Benz OC 500 RF 2542 saat ini menjadi pembicaraan bagi penggemar bus di Indonesia, karena Mercedes Benz OC 500 RF 2542 ini masih dibilang sangat baru . Mercedes Benz OC 500 RF 2542 ini diimport dari Spanyol dengan menggunakan mesin OM457LA yang jelas lebih kuat dan efisien jika digunakan untuk angkutan umum. Nah apa saja keunggulan dengan chassis Mercedes Benz terbaru ini ?? mari kita bahas lebih detail.





Mercedes Benz OC 500 RF 2542 dibekali dengan mesin turbo intercooler dengan output 11.967 CC menghasilkan daya sekitar 310 Kw (atau 422 HP) pada 2.000 RPM dan torsi tertinggi pada 1.900 Nm pada 1.100 RPM.


Dimensi ini chassis bus baru di 2.500 x 14,355 x 1,720 mm. (lebar x panjang x tinggi). Mesin pada Mercedes Benz OC 500 RF 2542  ini dikendalikan dan dikelola dengan sistem elektronik. Injeksi bahan bakar yang lebih tepat dan efisien dengan sistem pompa satuan untuk memastikan kinerja yang lebih baik, sehingga memperpanjang daya tahan mesin atau lebih awet.

Hebatnya lagi Mercedes Benz OC 500 RF 2542 ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan terbaik dari mercedes benz yaitu:

1. Disk Break

2. Electronic Stability Program (ESP®) atau sistem anti-selip.

3. Sistem pengereman elektronik (EBS)

4. ABS (antilock Breaking System)

5. Retarder untuk memastikan daya pengereman dan  ASR Sistem pengereman.


Suspensi independen sudah disematkan pada as roda depan hal ini digunakan untuk memberikan kenyamanan pengemudi dan penumpang. Poros roda belakang, bagian paling penting dari ini chassis bus baru ini karena sangat kuat untuk memastikan penggunaan yang tahan lama, dan memberikan pengalaman berkendara yang superior dan daya sistem pengereman maksimum. Yang menarik dari Mercedes Benz OC 500 RF 2542 ini adalah pada  poros roda ketiga yang dapat dikontrol baik untuk bergerak maju dan mundur, dengan sistem elektro-hidrolik.


Berikut spesifikasi Mercedes Benz OC500RF 2542
MESIN
Mesin :
- Mercedes-Benz OM457LA Euro 3
- Diesel, 6 segaris, injeksi langsung dengan turbo charger & Intercooler
Diameter/langkah : 128 / 155 mm
Total displacement : 11.967 cm3
Daya maks. : 310 kW (422bhp) pada 1.900 rpm
Torsi maks : 1.900 nm pada 1.100 rpm
Kopling :
- MFZ 439 Plat kering tungal, pegas diafragma
- Digerakan secara hidro-pneumatik dengan bantuan servo
Transmisi :
- ZF AS Tronic 12
- Manual, Automatic 12-kecepatan maju
- Dilengkapi dengan ZF-Intrader
Perbandingan gigi :
12.326 / 9.59 / 7.435 / 5.784 / 4.565 / 3.552 / 2.7 / 2.101 / 1.629 / 1.267 / 1 / 0.778 dan R = 11.41
kecepatan maks : 120 km/h
Daya tanjak : 48%

AXLE
1st axle : Independen RL75E
Kapasitas 1st axle : 7.000 kg
2nd axle : MB-HO6 / 3 DLC(S)-13
Perbandingan gigi : l : 2.846
Kapasitas 2nd axle : 10.000 kg
3rd axle : ZF RL 75 actively steered trailing axle
Kapasitas 3rd axle : 7.000 kg
Total GVWR : 24.000 kg

SUSPENSI
Suspensi depan :
- Suspensi udara dengan 2 balon udara
- 2 peredam kejut dengan double acting, stabiliser
- satu buah penyetel level kontrol
Suspensi belakang :
- Suspensi udara dengan 4 balon udara
- 4 peredam kejut dengan double acting, stabiliser
- dua buah penyetel level kontrol

REM
Rem utama : Dua jalur udara tekan penuh dengan disc brake
Rem parkir : Pegas, kendali udara tekan penuh pada gandar belakang
Retarder :
- ZF-Intrader, digerakan secara elektro-hidrolik
- dioperasikan melalui lever pada steering column dengan 5 step
Tambahan keselamatan :
- EBS (Electronic Braking System)
- ABS (Anti-lock Braking System)
- ACR (Acceleration Skid System)
- ESP (Electronic Stability Program)
Kemudi : Power Steering ZF-Servocom 8098
Ban & Pelek : 8.25 x 22.5 / 295/80 R 22.5

KELISTRIKAN
Sistem : 24 volt
Alternator : 1 x 28 V / 140 A
Baterai : 2 x 12 V / 200 Ah
 
Tangki bahan bakar : Diatas gandar belakang
Kapasitas tangki : 600l

DIMENSI
Jarak sumbu utama : WB (mm) 3.000 (pabrik) / 6.300 (karoseri)
Jarak sumbu antar roda : WB1 (mm) 1.350
Julur depan : FOH (mm) 2.570
Julur belakang : ROH (mm) 2.825
Tinggi : OH (mm) 1.700
Panjang total : OL (mm) 9.745 (pabrik) / 13.500 (karoseri)
Lebar keseluruhan : OW (mm) 2.400
Jarak pijak roda depan : FR Tr (mm) 2.088
Jarak pijak roda belakang : RR Tr (mm) 2.199
Radius putar (mm) 11.900 mm

Dan berikut ini PO Kurnia yang merupakan Perusahaan Otobus pertama di Indonesia yang berasal dari Aceh yang memiliki chassis Mercedes Benz OC 500 RF 2542  dimana body bus PO Kurnia dibangun dengan body Jetbus HD 2 Karoseri Adiputro. Berikut kami berikan foto-foto yang kami ambil dari Adiputro Instagram


PO Kurnia Mercedes Benz OC 500 RF 2542

PO Kurnia Mercedes Benz OC 500 RF 2542


Back To Top