Teknologi Canggih pada Mesin Bus Masa Depan

Teknologi Canggih pada Mesin Bus: Masa Depan Transportasi yang Efisien dan Ramah Lingkungan

Perkembangan teknologi dalam dunia otomotif terus menghadirkan inovasi yang mengesankan, termasuk pada sektor transportasi umum seperti bus. Mesin bus modern kini dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi emisi, dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan aman. Berikut adalah beberapa teknologi terkini yang sedang merevolusi mesin bus.

1. Teknologi Hybrid dan Listrik Penuh

Salah satu inovasi terbesar dalam mesin bus adalah penerapan teknologi hybrid dan listrik penuh. Mesin hybrid menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi karbon. Sementara itu, bus listrik penuh menggunakan tenaga baterai sebagai sumber daya utama, menjadikannya pilihan yang ramah lingkungan dan hemat energi. Beberapa keunggulan bus listrik meliputi:

- Nol emisi karbon.

- Operasi yang lebih tenang.

- Biaya operasional yang lebih rendah dalam jangka panjang.



2. Sistem Pengendalian Emisi Canggih

Untuk memenuhi standar emisi yang semakin ketat, produsen mesin bus telah mengadopsi teknologi seperti Selective Catalytic Reduction (SCR) dan Diesel Particulate Filter (DPF). Teknologi ini membantu mengurangi emisi nitrogen oksida (NOx) dan partikel halus yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

3. Peningkatan Efisiensi Bahan Bakar dengan Teknologi AI

Beberapa mesin bus modern kini dilengkapi dengan sistem kecerdasan buatan (AI) yang mampu menganalisis data perjalanan secara real-time. Teknologi ini membantu pengemudi mengoptimalkan penggunaan bahan bakar dengan memberikan rekomendasi terkait kecepatan, akselerasi, dan pengereman.

4. Sistem Start-Stop Otomatis

Untuk mengurangi konsumsi bahan bakar saat berhenti, seperti di lampu merah atau halte, mesin bus terbaru sering kali dilengkapi dengan sistem start-stop otomatis. Sistem ini secara otomatis mematikan mesin saat bus berhenti dan menyalakannya kembali saat akan berjalan, tanpa mengurangi kenyamanan atau efisiensi operasional.

5. Teknologi Konektivitas dan IoT

Mesin bus canggih kini terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT), memungkinkan monitoring kondisi mesin secara real-time. Pengelola armada dapat memantau kesehatan mesin, jadwal perawatan, dan kinerja kendaraan melalui dashboard digital. Hal ini membantu mencegah kerusakan mendadak dan meningkatkan efisiensi operasional.

6. Sistem Regeneratif Energi

Dalam bus listrik dan hybrid, sistem regeneratif energi memungkinkan pemulihan energi dari pengereman untuk mengisi ulang baterai. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga memperpanjang umur baterai.

7. Desain Aerodinamis untuk Efisiensi

Selain fokus pada mesin, desain bus modern juga memanfaatkan aerodinamika untuk mengurangi hambatan angin, sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien. Mesin yang lebih ringan dengan material yang kuat namun ramah lingkungan juga menjadi tren baru.

Penutup

Teknologi canggih pada mesin bus tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga pada aspek keberlanjutan dan kenyamanan. Dengan adopsi inovasi seperti mesin listrik, sistem AI, dan konektivitas IoT, bus modern siap menjadi tulang punggung transportasi masa depan yang lebih hijau dan efisien. Ke depan, kita dapat mengharapkan lebih banyak terobosan yang akan semakin mendukung transportasi umum sebagai pilihan utama yang ramah lingkungan dan ekonomis.


Dulu Rian Mahendra Bela Kasus PO Haryanto, Tapi Kini Tidak Diacuhkan Pak Haji

Haji Haryanto,pemilik dan pendiri PO Haryanto mengaku tidak mau ikut campur dengan kasus dugaan penipuan yang menyeret Rian Mahendra. Dulu Rian pernah habis-habisan membela bapaknya saat bus PO Haryanto diduga kabur usai menabrak mobil Pajero Sport di Tol Batang, Jawa Tengah. PO Haryanto menabrak mobil Pajero Sport di Tol Semarang-Batang KM 382 pada 24 Desember 2023. Pada kejadian tersebut mobil Pajero Sport rusak parah, bus juga mengalami kerusakan di bagian kaca dan bumper depan.

Pada saat itu sempat viral di media sosial, jika bus PO Haryanto dituding kabur dan tidak tanggung jawab. Sopir Pajero Sport sempat berkata dimana hati nurani Haji Haryanto selaku pemilik perusahaan.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=ErMdUX3t-vE

Pada tayangan video Youtube, Rian Mahendra membela Haji Haryanto, bahkan pasang badan untuk ayah kandungnya tersebut. Menurut Rian Mahendra, Haji Haryanto dan perusahaannya tidak akan kabur dari masalah. Sebab, menurut dia, Haji Haryanto merupakan sosok yang sangat bertanggung jawab.

"Kalau Pak Haji nggak punya hati nurani seperti yang Anda bilang, Anda akan berada di Puskesmas bukan dirawat di rumah sakit dan kamar mahal. Kalau Pak Haji nggak punya hati nurani, beliau tidak akan menawarkan nominal uang pengganti kerugian," demikian ujar Rian Mahendra saat Haji Haryanto dituding tak punya hati nurani.

"Beliau cukup membiarkan proses hukum berjalan dan menumbalkan driver-nya ke meja hukum. Banyak perusahaan-perusahaan di luar sana yang kalau kecelakaan korban cuma dapat Jasa Raharja tanpa bantuan sepeser pun dari pihak perusahaan," tambahnya.

Meski pernah membelanya habis-habisan, namun Haji Haryanto tetap pada pendiriannya: Rian Mahendra sudah dipecat. Sehingga, sebagai pemilik perusahaan, dia lepas tangan dan tak mau menanggung ulah serta perbuatan yang dilakukan putranya tersebut.

"Yang saya sampaikan tentang kasus Rian yang dia tipu sana tipu sini ya, itu PO Haryanto saya selaku pimpinan tidak akan bertanggung jawab, tidak ada kaitannya lagi karena semua, (Rian) sudah dikeluarkan dari perusahaan (PO Haryanto)," jelas Haji Haryanto kepada detikJateng.

"Jadi kalau ada hal-hal yang dilakukan oleh Rian itu monggo kalau memang ada hal-hal yang penipuan atau apa laporkan yang berwajib tidak apa-apa, karena saya sudah janji saat dia main bitcoin itu miliaran saya selesaikan tidak lagi, tapi ternyata dia malah ingin menghancurkan perusahaan yang saya pimpin," kata Haryanto menambahkan.

Haryanto sebelumnya sempat mengirim surat pemecatan Rian Mahendra ke perusahaan-perusahaan otobus lain. Tujuannya agar mereka tahu bagaimana perangai asli putranya tersebut.

"Saya dulu pernah menyampaikan ke perusahaan-perusahaan terkait surat pemecatan Rian dari PO Haryanto, supaya jangan gampang tertipu dengan Rian," kata Haji dia.

Sumber : https://oto.detik.com/berita/d-7265462/rian-mahendra-dulu-bela-kasus-po-haryanto-kini-tak-diacuhkan-pak-haji

Tips Berkendara Mengikuti Bis Malam di Jalur Pantura

Bagaimana cara yang aman jika kita berkendara di belakang bus besar atau bus AKAP? disamping kita memperhatikan tanda-tanda sein / signal pada bus yang pernah di bahas pada postingan sebelumnya Arti Kode Lampu Sein dan Klakson Pada Bus Malam adalah "Menjaga Jarak Aman" itu merupakan salah satu  kuncinya jangan menuruti hawa nafsu atau emosi, kita harus berpikir dan mempertimbangkan seberapa safety nya kendaraan yang kita bawa dair mulai akslerasi, rem dan kekuatan mesin kita untuk bisa mendahului / mengekor bis yg berada di depan kita.

Yang paling penting adalah konsentrasi dan patuhi rambu-rambu lalulintas di jalan.Perlu anda ketahui bahwa sopir-sopir bus malam adalah orang-orang yang sudah berpengalaman,karena syarat untuk menjadi sopir bus malam itu tidak mudah.dan memang sudah terbiasa hidup di jalan dan hampir setiap hari melewati jalan yang sama tentu beda "feeling" sama "touch"nya dengan kita yang masih "newbi" yang mungkin melewati jalur pantura hanya sebulan atau bahkan setahun sekali ketika mudik.

Ada beberapa hal tertentu yang memang perlu dicontoh akan tetapi masih banyak hal yang harus diperbaiki juga dari sikap berlalulintas sopir-sopir bus malam.Mengalah, hal ini juga  perlu, karena mengalah bukan berarti kalah,bus-bus malam kalau kita lihat sering mengalah kalau di"blong" Jadi tidak baik jika selalu menuruti nafsu.


Satu lagi tips jika mengikuti bus malam, jangan menggunakan klakson jika kita ingin minta jalan, tapi gunakan isyarat lampu dim sekali saja pasti akan dikasih jalan dengan leluasa, kemudian baru menyalakan klakson kalau sudah berhasil melewati sebagai tanda ucapan terima kasih.


Sopir bus malam juga sangat teratur dalam menggunakan klakson pertama berisik dan pasti akan mengganggu kenyamanan penumpang, bis malam sangat minimal dalam menggunakan klakson, karena klakson itupun juga ada maknanya.
1 kali tanda terima kasih, dan permisi numpang lewa,
klakson panjang tanda marah, biasanya terjadi kalau ada mobil lain yang membahayakan.

Buat para pengendara mobil pribadi di jalur pantura malam, kalau dibelakang anda ada isyarat dim 2x dari bis, berarti anda sedang berjalan terlalu pelan atau terlalu ke tengah. jadi kalau posisi anda sedang mau mendahului, dan dibelakang anda ada isyarat dim 2x, maka dipastikan didepan aman dan sang bis sedang menunggu anda untuk segera mendahului. tapi kalau mau pelan-pelan usahakan untuk berada di jalur terluar (kiri) atau terdalam (kanan).

jika kendaraan yang anda kendarai didahului bis, sedangkan di depan dari arah berlawanan ada kendaraan perhatikan dengan baik badan bis yang mendahului anda, kalau sudah lebih dari setengah badan sebaiknya anda mengurangi kecepatan berikan kesempatan untuk mendahului anda, tapi kalau bis belum mencapai setengah badan segera tambah kecepatan anda. karena kalau sudah setengah badan tapi anda malah menambah kecepatan maka akibatnya akan fatal, anda pasti juga akan terkena dampaknya, begitu pula kalau belum setengah badan anda malah melambat itu juga akan fatal, karena bis tidak punya kesempatan untuk kembali ke posisi semula.



Tidak Kuat Menanjak Bus Po Ragil Jaya Terguling Di Desa Siaren Karang Reja Purbalingga

Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Dukuh Siaren Desa Karangreja, Karangreja Purbalingga yang melibatkan bus PO Ragil Jaya bernomor polisi R 1569 AC trayek Pemalang-Purwokerto dengan mobil pick up bernomor polisi G 1796 RM, pukul 14.10 Wib, Kamis (1/3)

Kejadian nahas itu berawal ketika bus berpenumpang 25 orang berjalan menanjak dari arah selatan menuju ke Pemalang.

Sebuah mobil pick up melaju di belakangnya.
Sesampai di tanjakan, bus yang dukemudikan Yakub, warga Kelurahan Pakembaran Rt 03 Rw 03 Kecamatan Slawi Tegal itu ternyata tidak kuat melaju naik.



Untuk mencegah mundur, akhirnya roda kendaraan itu diganjal dengan kayu oleh kernet.

Karena beban muatan bus, kendaraan itu tetap mundur meski telah diganjal.

Celakanya, bus yang berjalan mundur dan tak terkendali itu menyenggol mobil pick up yang berada tepat di belakangnya. Kedua mobil yang berbenturan tersebut sama terperosok ke jurang.

Bus tersebut bahkan sampai terguling di dasar jurang yang dangkal.



"Bus PO. Ragil Jaya terperosok ke tebing sisi kiri dengan kedalaman semeter, sementara mobil Pick up terperosok ke selokan kanan bahu jalan,"kata Kasubbag Humas Polres Purbalingga AKP Slamet Riyadi, Kamis (1/3)

Kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka serius.

Seluruh penumpang sudah dievakuasi untuk melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan, Pemalang.

Berita ini sudah dimuat Tribun Jateng

Bus Ragil Berpenumpang 25 Orang Tak Kuat MenanjakTerperosok ke Jurang, Ini FOTO-FOTONYA

Lowongan Kerja PO Sinar Jaya 2018 (PT SInar Jaya Megah Langgeng)

DIBUTUHKAN SEGERA !!!....
PT Sinar Jaya Megah Langgeng
Memberikan kesempatan kepada anda
yang ingin bergabung dengan kami untuk posisi jabatan :
1. Customer Service Officer (CSO) / Tiketing
3. Petugas Porter
Persyaratan dapat dilihat dilembaran surat pengumuman ini.
Lamaran dikirimkan melalui Pos ke alamat :
PO. Sinar Jaya Megah Langgeng
Cikedokan Ds. Sukadanau Kec. Cikarang Barat - Bekasi 17520
Lamaran dikirimkan paling lambat tanggal 10 Februari 2018.




Sumber : https://www.facebook.com/groups/SJMania/


Bus Amira Jurusan Pemalang - Purwokerto Terguling di Jalur Tengkorak Bayeman Purbalingga

Jalur tengkorak Bayeman Karang Reja Purbalingga kembali memakan korban,kecelakaan lalulintas terjadi  pada hari Rabu tanggal 15 November 2017.pukul 12.00 . Kecelakaan antara Bus Almira Nopol R-1498-EA Jurusan Pemalang-Purwokerto dengan kendaraan truk Nopol K-1832-DH dan Sepeda motor jenis Yamaha Vega.

Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Karangreja-Bobotsari tepatnya di di turunan bayeman turut dukuh bayeman Desa Tlahab Lor Kec. Karangreja Kab. Purbalungga. Pada saat kejadian Arus lalin lancar, cuaca cerah, jalan beraspal dan menurun.


Sumber Gambar : https://www.facebook.com/ari.liana.abian


Berdasarkan informasi dari saksi di tempat kejadian Nama Tarso, 42 thn, islam swasta alamat dukuh bayeman rt. 01 rw.09 Tlahab Lor Karangreja Pbg. Dan Alam, 19 thn islam ,swasta alamat dukuh Bayeman Rt.01 Rw.12 Karangreja Pbg.Pada hari Rabu tanggal 15 November 2017 sekira pukul 12.00 WIB kendaraan truk No.Pol : K 1832 DH dan kendaraan bus 3/4 Almira No Pol R 1498 EA sama-
sam melaju dari arah utara /pemalang menuju Bobotsari.

Sumber Gambar :https://www.facebook.com/ari.liana.abian

Sesampainya di turunan bayeman turut dukuh bayeman Desa Tlahab lor bus hendak mendahului kendaraan truk, namun dari arah berlawanan melaju sepeda motor  Yamaha Vega yang membawa galon minuman isi ulang, namun bus tidak dapat mendahului truk diduga karena kaget lalu sopir bus banting strir ke kiri dan menabrak bak truk bagian sebelah kanan, kemudian bus terbalik ke arah kanan dan pengemudi bus keluar / terpental tertimpa badan bus hingga meninggal dunia di tempat.

Baca Juga :  Tips Melintas Di Jalur Tengkorak Bayeman Purbalingga


Sumber Gambar : https://www.facebook.com/nanik.nurhayati

Korban meninggal dunia adalah Pengemudi bus Amira Nopol R-1498-EA trayek Pemalang-Purwokerto Nama Sanmai , usia 50 tahun,Pekerjaan sopir, alamat Ds. Lodaya Rt 04 Rw 02 Randudongkal Pemalang. Sedangkan korban luka pengemudi Truck Nopol K-1832-DH yang bermuatan pupuk kandang dengan identitas Nama Sukar, 52tahun, alamat Ds. Rogomulyo Rt 04 Rw 02, Kec. Kayen, Kab Pati.Pengendara sepeda motor Yamaha Vega Uus Murdiarto, 28 thn, Alamat Ds. Tlahab Lor Rt 03 Rw 03, Kec. Karangreja, Kab. Purbalingga hanya mengalami luka ringan.Penumpang bus yang berjumlah 5 orang terdiri dari 3 laki-laki 2 perempuan mengalami luka ringan, dirawat di puskesmas Bobotsari / rawat jalan.

Sumber : https://www.facebook.com/nanaputu




Bus Terbakar Manajemen Sugeng Rahayu Meminta Pertanggung Jawaban Pengendara Motor

Jika pada beberapa peristiwa kecelakaan yang melibatkan Bus Sugeng Rahayu pihak manajemen bus Sugeng Rahayu sering menerima pertanggung jawaban akibat busnya yang ugal-ugalan, pada kecelakaan kali ini menjadi kebalikannya yaitu pihak manajemen Sugeng Rahayu yang meminta ganti rugi kepada pengendara sepeda motor yang dilindasnya sehingga mengakibatkan dalam terbakarnya bus Sugeng Rahayu di Madiun.

Pertanyaanya adalah kenapa justeru pengendara sepeda motor yang diminta pertanggung jawabannya, menurutt kabar dari beberapa sumber berita bahwa dalam peristiwa ini pihak bus Sugeng Rahayu merasa tidak bersalah. Yang bersalah adalah pengendara motor yang motornya terjatuh dan masuk ke kolong bus sehingga mengakibatkan bus terbakar.


Sumber :  https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3588082/manajemen-sugeng-rahayu-minta-pengendara-motor-bertanggung-jawab


"Total kerugian yang kami alam sekitar Rp 1 miliar," ujar Basuki selaku majanemen pengurus kecelakaan PO Sugeng Rahayu kepada detikcom, Minggu (6/8/2017).

Basuki mengatakan, ada banyak saksi mata yang mengatakan bahwa karena motor yang jatuhlah maka bus Sugeng Rahayu terbakar. Motor tersebut sebelumnya saling berbalapan dengan dua motor lainnya sehingga jatuh dan akhirnya terlindas lalu masuk kolong bus dan membuat bus terbakar.

"Kalau pengendara tidak jatuh tidak terjadi kecelakaan. Harus bertanggung jawablah pengendara motor itu. Jangan semata-mata yang disalahkan pihak bisnya, masyarakat juga harus tahu itu", tambah Basuki.

Basuki menambahkan, tiga kru bus tahu persis kejadian itu. Selain Agus Riyanto sebagai sopir dan Riski sebagai kenek, juga ada Kondektur Arbai yang ketiganya telah dimintai keterangan Unit Laka Polres Madiun.

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3588082/manajemen-sugeng-rahayu-minta-pengendara-motor-bertanggung-jawab

 


Berapa dan Bagaimana Sistem Penggajian Sopir Bus Malam?

Menjadi sopir bus termasuk profesi yang saya cita-citakan semenjak kecil, dulu dalam benak saya merasa bahwa menjadi sopir bus itu enak, setiap hari dapat uang,makan selalu di restoran dan diberikan tempat khusus, setiap hari naik mobil, pokoknya saya selalu membayangkan yang enak-enak saja,tidak pernah terbayangkan resiko yang harus di hadapi sang sopir bus ketika menjalankan bisnya di jalan raya, lalu berapakah dan bagaimana sopir bus di gaji? berikut ini adalah model / sistem penggajian Perusahaan Otobus terhadap Crewnya:




1. Sistem Premi Plus Dropping

Dengan sistem ini Crew (Driver dan Kenek) dibayar sejumlah uang tertentu untuk setiap satu rit ataupun satu PP. Tidak tergantung jumlah penumpang berapapun Crew menerima jumlah uang yg sama untuk tiap rit /PP rute perjalanan yg sama. Misalnya Sopir dapat 200 rb, Kenek dapat 100 rb.

Sistem ini biasanya digabung dengan sistem Dropping yg meliputi Uang BBM, Toll, TPR (Retribusi Terminal). Sistem ini banyak diterapkan PO Bis Malam pada masa krisis kemarin.
Dengan sistem Premi dan Dropping ini biasanya Crew suka berhemat solar supaya ada sisa uang Dropping yg masuk ke kantong mereka sebagai tambahan. Akibatnya bus berjalan lemot, tapi mesin, ban dan spare parts jadi awet.

PO yg menerapkan sistem ini biasanya mengharamkan sarkawian

2. Sistem Premi Murni.

Sistem ini pada dasarnya sama dengan sistem di atas, bedanya uang solar tidak dipatok sehingga berapapun biaya BBM dibayar perusahaan. Crew tinggal menjalankan kendaraan.

Akibatnya bis akan ngejozz. Ban dan mesin cepat aus. Tapi penumpang puas. Sistem ini juga banyak dipakai di bus malam yg suka ngejozz. Dengan sistem ini, biasanya PO melarang keras segala bentuk sarkawian.


3. Sistem Setoran.

Sistem ini lazim dipakai di bus bumel abal-abal (odong-odong) . Si pemilik bus menetapkan uang setoran sejumlah tertentu untuk setiap satu PP.

Crew tidak dibekali uang tapi cari uang sendiri. Crew hanya dibekali bis dengan solar penuh saat berangkat dan Crew harus membawa bus kembali ke garasi dengan solar penuh (dibayar oleh Crew) plus menyerahkan uang setoran yg disepakati.

Perusahaan tidak peduli berapa banyak uang yg didapatkan Crew selama perjalanan yg penting pulang dengan setoran penuh dan solar penuh. Sebagian bus malam ada juga yg menerapkan sistem ini, sehingga jangan heran kalo banyak penumpang sarkawian.

Bus setoran rata2 cepat rusak karena Crew asal bawa aja, yg penting setoran terpenuhi dan ngantongi uang sebanyak-banyaknya dengan cara yg kadang tidak etis (misalnya memeras / menipu penumpang)


4. Sistem Komisi dengan Target.

Dengan Sistem ini Crew mendapatkan uang komisi (persentase) tertentu berdasarkan jumlah penumpang / jumlah uang yg didapatkan setiap rit / setiap PP dengan target tertentu. Misalnya kalo dapat 1 juta maka Crew dapat 15 persen, kalo dapat lebih maka kelebihannya itu komisinya 10 persen.

Sistem ini lazim dipakai bis bumel dan Patas yg mempunyai nama / reputasi bagus.

Dengan sistem ini Crew biasanya berusaha mengejar target yg ditentukan. Bahkan sebisa mungkin bisa melebihi target penumpang yg ditetapkan agar bisa mendapatkan komisi lebih besar


5. Sistem Komisi Murni.

Sistem ini lazim dipakai oleh bus Wisata. Crew mendapatkan komisi sekian persen dari tarif yg dikenakan untuk satu hari sewa. Misalnya harga sewa per hari 3 juta maka crew mendapatkan sekian persen dari harga / tarif tersebut. Umumnya crew lebih senang bila tujuan wisatanya lebih jauh dan hari sewanya lebih panjang karena pendapatannya akan makin banyak pula.

Crew tidak perlu mengejar target karena ongkos sewa sudah ditetapkan perusahaan. Crew tinggal mendapatkan persentasenya saja. Biaya BBM ditanggung perusahaan (bisa dengan sistem dropping atau dilos)
 
6.Sistem Komisi Tidak Murni.


Sistem ini juga lazim diterapkan di bus wisata. Crew mendapatkan misalnya 60 persen dari uang sewa, sementara perusahaan mendapatkan 40 persen. Seluruh biaya BBM selama perjalanan dibebankan kepada Crew.

Dengan sistem ini bis wisata akan berjalan lemot agar hemat BBM (pengeluaran diirit-irit)

7. Sistem Gaji Tetap Plus Komisi atau Gaji Tetap Tanpa Komisi.

Sistem Gaji Tetap tanpa Komisi misalnya diterapkan di busway. Crew ibaratnya sopir pribadi / perusahaan yang hanya terima gaji sesuai kesepakatan.

Sistem Gaji Tetap dengan Komisi diterapkan oleh beberapa PO Wisata, dimana selain dapat Gaji Tetap Crew juga mendapatkan komisi sekian persen ketika bisnya disewa. Bila bisnya tidak jalan maka Crew hanya dapat gaji bulanannya saja.

Begitu kurang lebih sistem penggajian yang berlaku di PO-PO yg ada di Indonesia.

Di lapangan sering terjadi kekaburan / kerancuan penggunaan istilah Premi dan Komisi, tetapi intinya kurang lebih seperti yang saya jelaskan di atas.

Sumber : https://www.facebook.com/notes/bismania-community/

Bus Tidak Laik Jalan Di Larang Melintas Di Jalur Puncak

Polisi dan DInas Perhubungan Kabupaten Bogor, Jawa Barat melakukan razia di jalan menuju kawasan Puncak. Seluruh bus dan truk diminta berhenti dan diperiksa kelengkapan berkendarannya dan kelayakan jalannya.

Dari hasil pemeriksaan itu, ditemukan tujuh bus yang dianggap tidak layak jalan. Sopir bus diminta untuk tidak melanjutkan perjalanannya.
 "Sehingga diputarbalikkan dan menunggu di Unit Laka Tol," kata Kasat Lantas Polres Kabupaten Bogor, AKP Hasby Ristama, berdasarkan keterang tertulisnya yang diterima kumparan (kumparan.com), Senin (24/4).

Sumber : https://kumparan.com/teuku-muhammad-valdy-arief/bus-tidak-layak-jalan-dilarang-lewat-puncak

Sumber : https://kumparan.com/teuku-muhammad-valdy-arief/bus-tidak-layak-jalan-dilarang-lewat-puncak

Sumber : https://kumparan.com/teuku-muhammad-valdy-arief/bus-tidak-layak-jalan-dilarang-lewat-puncak


Meski demikian, penumpang tetap diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Polisi dan petugas dari Dinas Perhubungan meminta sopir bus menghubungi perusahaan pengelolanya agar mengirimkan kendaraan lain yang layak jalan.

"Apabila kendaraan bus tidak layak jalan dan berpenumpang akan ke Puncak, maka bus harus diganti terlebih dahulu dengan yang layak jalan," kata Hasby.

Hasby juga menjelaskan, dari beberapa bus yang dianggap tidak layak jalan, di antaranya tidak memiliki tanda lolos uji kir atau fungsi pengeremannya kurang baik.

Lebih lanjut, Hasby menyebutkan razia semacam ini akan dilaksanakan secara rutin. Sehingga kecelakaan seperti yang terjadi pada Sabtu (22/4) di Tanjakan Selarong tidak terulang kembali.

Sumber : https://kumparan.com/teuku-muhammad-valdy-arief/bus-tidak-layak-jalan-dilarang-lewat-puncak

Terminal Kampung Rambutan Masih Melayani Rute Jawa Tengah dan Jawa Timur

Beberapa Perusahaan otobus (PO) untuk rute/trayek Jawa Tengah dan Jawa Timur di Terminal Kampung Rambutan masih beroperasi. Penertiban bus tujuan Jateng dan Jatim yang beroperasi di terminal bayangan atau agen-agen tiket tidak berpengaruh bagi bus di Terminal Kampung Rambutan.

Banyak pengguna bus yang berasal  dari sejumlah kota di Jawa menyesalkan jika semua PO tujuan Jateng, Jatim dan DI Yogyakarta harus pindah ke Terminal Pulogebang. Padahal, perantau asal kota seperti Brebes, Tegal, Banyumas, Pekalongan dan sejumlah kota lain umumnya pulang ke kampung halaman tiap sepekan atau dua pekan sekali.

Memang sebenarnya dengan adanya peraturan bahwa bus AKAP harus masuk ke terminal Pulo Gebang membuat para pengguna bus AKAP mengeluh denga alasan banyak memakan waktu karena jauh, belum lagi ditambah jika terkena macet, dikarenakan memang posisi terminal Pulo Gebang ada di pinggiran kota Jakarta.
Sebenarnya penertiban dilakukan di terminal tipe B dan terminal bayangan karena dinilai menyalahi ijin trayek atau KPS, terminal Kampung Rambutan adalah termasuk kategori terminal tipe  A dan memang memegang KPS untuk trayek Jateng dan Jatim memastikan tidak benar semua bus AKAP tujuan Jateng dan Jatim dari terminal Kampung Rambutan akan dipindahkan ke Terminal Pulogebang.

Sebetulnya wacananya memang nantinya begitu. Kampung Rambutan melayani rute AKAP tujuan Jawa Barat, Pulogebang untuk tujuan Jateng, Jatim, Yogyakarta dan wilayah timur dan untuk jurusan ke Sumatera akan dilayani melalui terminal Poris di Tangerang. Penertiban PO sudah dilakukan di beberapa terminal bantuan bertipe B yang tidak memegang KPS untuk trayek Jateng dan Jatim. Misalnya, terminal Pasar Minggu, Grogol, Pinang Ranti, Muara Angke, Rawamangun, dan Tanjung Priok. Selain itu, sejumlah terminal bayangan dan pool juga sudah ditertibkan.

Sedangkan terminal penumpang tipe A, melayani kendaraan umum secara nasional seperti angkutan antarkota antarprovinsi, angkutan antarkota dalam provinsi, angkutan kota dan angkutan pedesaan. Sementara terminal penumpang tipe B melayani kendaraan umum untuk angkutan antarkota dalam provinsi, angkutan kota dan angkutan pedesaan.
"Untuk terminal tipe C melayani angkot, seperti di Cililitan dan Klender yang dioperasikan oleh KWK (Koperasi Wahana Kalpika) dan angkot-angkotnya saja.

Jumlah Bus naik
Sebelumnya, Kemenhub mengeluarkan surat edaran dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) agar setelah 28 Januari tidak ada bus beroperasi di terminal bayangan. Kemenhub mengancam memberikan sanksi kepada bus yang membandel dengan membekukan izin trayek. Jika masih ada yang melanggar, Kemenhub tak segan membekukan izin PO.

Sejumlah perusahaan otobus (PO) pemilik KPS Terminal Kampung Rambutan yang sebelumnya tidak masuk ke dalam terminal, kini hampir seluruhnya beroperasi di terminal. Ada beberapa PO besar yang dulu mengambil penumpang di pool, sekarang kembali lagi masuk ke terminal Kampung Rambutan. Ibaratnya, mereka itu anak hilang yang telah kembali dengan adanya peraturan ini  terjadi kenaikan jumlah penumpang pascapenertiban dilakukan.

Sejumlah awak Perusahaan Otobus (PO) di Terminal Kampung Rambutan semringah sejak Kementerian Perhubungan bersama Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta menertibkan sejumlah terminal bayangan sejak 28 Januari lalu.

Ruman (31) awak Dewi Sri jurusan Jakarta-Tegal mengatakan, semenjak diberlakukan kebijakan itu, tidak hanya mengembalikan fungsi terminal namun juga membuat jumlah penumpang meningkat.
"Sebelumnya di sini Dewi Sri hanya enam bus saja yang beroperasi. Sejak sejumlah pool ditertibkan, sekarang jadi 10 bus. Penumpang juga makin ramai. Sebelumnya tiap hari satu bus cuma isi 20-30. Sekarang bisa sampai 40 bahkan penuh.


Sumber :  http://wartakota.tribunnews.com/2017/02/07/terminal-kampung-rambutan-masih-layani-trayek-jawa-tengah-dan-jawa-timur?page=2

Jalur Darurat di Bayeman Karang Reja di Nilai Mendesak Untuk di Bangun

KARANGREJA, SATELITPOST-Kecelakaan tampaknya masih akan meneror pengguna jalan di ruas Jalan Dusun Bayeman, Kecamatan Karangreja. Pasalnya hingga saat ini, pemerintah provinsi tak kunjung memberi kepastian terkait dengan rencana pembangunan jalur darurat yang sudah diusulkan sejak tahun 2016 lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Purbalingga, Ir Setiyadi MSi, Rabu (22/3). Menurut dia, jalur darurat keberadaannya sangat vital di ruas jalan provinsi tersebut.

“Memang sudah kami tagih dan sampaikan pada waktu Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangaunan, red) beberapa waktu lalu, namun sampai hari ini belum ada pemberitahuan. Karena itu jalur provinsi, jadi kami tidak bisa berbuat banyak, jika kami bangun nanti jadinya overlap,” katanya.

 Sumber : facebook.com/erna.melasari?fref=ts

Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menekan angka kecelakaan di jalur alternatif Utara-Selatan tersebut. Sebab, jika tidak dilakukan, Setiadi khawatir angka kecelakaan akan terus melonjak. “Apalagi sekarang jalur Bayeman semakin ramai, menyusul pembangunan jalan tol Pemalang dan rusaknya jalan penghubung di Bumiayu,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ruas Jalan Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, tak henti-hentinya memakan korban. Sebelumya, pada bulan Agustus 2016, jajaran Satlantas Polres Purbalingga menggelar koordinasi lintas sektoral untuk khusus membahas tentang jalur tengkorak tersebut.

Sejumlah pihak yang turut serta di antaranya, Dishub, Satpol PP, DPU, dan Binamarga Provinsi telah membahas jalan keluar demi meminimalisasi tingginya angka kecelakaan di ruas Jalan Bayeman.

Dalam rakor tersebut, disepakati akan ada sejumlah alternatif yang akan diambil. Di antaranya yakni pembuatan rambu kejut (polisi tidur), pembangunan jalur Darurat, serta pemasangan PJU di sepanjang ruas Jalan Bayeman.

KBO Satlantas Polres Purbalingga, Iptu Mahudi, sendiri mengungkapkan sejumlah pembangunan keselamatan lalu lintas tersebut akan dilakukan pada anggaran tahun 2017. “Sementara sambil menunggu realisasi, kami akan optimalkan pos pantau dan patroli di Jalan Bayeman,” katanya. (bal)

Sumber Berita: http://satelitnews.co/berita-jalur-darurat-di-bayeman-dinilai-mendesak.html#ixzz4cOnijtIU

Bagaimana Cara Mengemudikan Bus Yang Baik dan Benar?

Bagaimana cara mengemudi kan bus yang baik? Style atau teknik mengemudikan kendaraan besar khususnya bus yang kurang tepat tidak hanya mempengaruhi bus menjadi lebih cepat rusak dari umur pakai yang seharusnya, tetapi teknik mengemudikan bus yang tidak tepat juga bisa membuat bus menjadi lebih boros bahan bakar,disamping itu juga berisiko mengalami kecelakaan saat dikemudikan di jalan raya.

Oleh sebab itu, sebagai pengemudi bus harus menguasai tiga teknik mengemudi yang baik. Dikutip dari mobilkomersial.com Deputy General Manager Training & Dealer Development Program PT Hino Motor Sales Indonesia Roffi Tresmawan mengatakan, tiga teknik mengemudi tersebut adalah:


Yang paling pertama adalah properly driving. Apa itu properly driving? adalah teknik mengemudi yang tepat dan benar sesuai petunjuk teknis dari pabrikan bus.

Kemudian yang kedua adalah Safety driving. Adalah teknik mengemudikan bus dengan memperhatikan ketentuan dan mematuhi rambu di jalan raya untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Kemudian yang terakhir adalah Eco-driving. Adalah teknik mengemudi bus agar lebih ekonomis pada saat melaju, dengan teknik ini bus jadi lebih hemat dalam konsumsi bahan bakar.

“Gaya dan Teknik mengemudikan bus yang baik dan benar akan membuat umur pakai kendaraan menjadia lebih panjang. Masa pakai suku cadang juga bisa dimaksimalkan,”.



Kenapa Bus Pariwisata Tidak Menempel Merk Logo dan Karoseri

Coba anda perhatikan mungkin anda pernah melihat beberapa bus pariwisata, yang jika di perhatikan ada beberapa keanehan, salah satu keanenhan yang mungkin menjadi tanda Tanya dalam benak anda adalah pada armada bus pariwisata tersebut tidak ada  logo, merk ataupun  jenis bus seperti  yang biasanya  menempel di bus pada umumnya seperti "New Hino RN 265" , "New JETBUS  HD 2++" , "Scania New K-4100-Opticruise" .



Bus pariwisata adalah bus yang  biasanya melayani penumpang untuk tujuan berwisata, baik wisata local maupun wisata mancanegara atau wisatawan asing dari luar negeri, sedangkan hal yang biasanya dilakukan ketika orang sedang berwisata biasanya selalu mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan kamera atau  poto-poto  atau selfie-selfie…di dalam bis, dei depan bis dan di belakang bis, hal inilah yang menjadi penyebab kenapa bus pariwisata tidak memasang logo merk atau spesifikasi engine.


Ketika bus pariwisata sedang melayani penumpang local, hal ini tidak menjadi masalah, tetapi jika bus pariwisata sedang melayani  atau mengantar wisatawan asing terutama yang berasal dari negara negara eropa, jika mereka mengabadikan foto  misalkan dengan background di depan bus atau di belakang bus kemudian terlihat logo atau tulisan produk tertentu maka foto tersebut akan di kenakan pajak sebesar 3 % atas dokumentasi tersebut..



Maka jangan heran atau jika hampir semua bus pariwisata yang sudah punya nama seperti  Panorama, White Horse , Bigbird, tidak memasang  merk dan logo pada armada busnya, bahkan aada bus yang memasang logo enginenya sengaja di balik seperti  bus pariwisata Scorpion Holidays ‘’Narasansha’’hal itu dilakukan karena pasar  mereka  juga melayani wisatawan  asing.


Izin Perusahaan Otobus Akan di Bekukan Jika Masih Beroperasi di Terminal Bayangan

Jakarta - Kementerian Perhubungan tidak akan mengubah batas waktu penggunaan terminal bayangan. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto menegaskan setelah 28 Januari 2017, tidak boleh ada bus yang beroperasi di terminal bayangan.

Saya berikan tenggat waktu hingga 28 Januari ini. Jika masih ada PO Bus yang beroperasi di terminal bayangan akan kami bekukan izinnya," kata Pudji dalam siaran persnya, Rabu, 25 Januari 2017. Ia mengatakan pihaknya tak hanya akan membekukan izin trayek, melainkan juga izin PO bus.



Pudji mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan operasional terminal Pulogebang. Dalam menertibkan bus-bus itu, Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek.

Menurut Pudji, pihaknya tidak hanya menerapkan hukuman bagi PO bus yang melanggar. Tapi juga akan memberikan penghargaan bagi PO bus yang mengikuti aturan.

Pudji mengatakan pemerintah sudah membangun terminal dengan biaya dari rakyat. Sehingga sudah seharusnya masyarakat mendukung supaya uang rakyat tidak keluar sia-sia. "Apabila terminal Pulogebang sepi maka jadi mubadzir. Selain itu terminal bayangan juga menjadi sumber kemacetan lalu lintas," katanya.

Sejak diresmikan pada 28 Desember 2016, beberapa perbaikan telah dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi terminal. Misalnya papan petunjuk, fasilitas umum yang nyaman, ruang istirahat pengemudi, dan lain-lain. Selain itu, Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI untuk menyediakan bus pengumpan sebagai angkutan malam hari.

MAYA AYU PUSPITASARI

Sumber : https://m.tempo.co/read/news/2017/01/25/090839713/beroperasi-di-terminal-bayangan-izin-po-bus-dibekukan

Bus AKAP di Jakarta Hanya Di Perbolehkan Masuk di Tiga Terminal Ini

Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mulai menertibkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang masih beroperasi di terminal tipe B. Bus-bus AKAP yang keluar-masuk Jakarta hanya akan dibolehkan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal tipe A.




Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Sigit Widjatmoko mengatakan ada tiga terminal tipe A yang akan beroperasi untuk bus-bus AKAP. “Pulogebang, Rambutan, dan Kalideres,” katanya kepada Tempo, Selasa, 7 Februari 2017

Di luar terminal itu, kata Sigit, bus-bus AKAP akan dilarang masuk. “Kami mulai melakukan pengawasan di terminal tipe B agar tak ada bus AKAP yang masuk,” ujarnya.

Terminal-terminal tipe B tersebut, antara lain, adalah Terminal Pulogadung, Terminal Tanjung Priok, dan Terminal Tanah Merdeka. Terminal-terminal tersebut hanya akan digunakan oleh angkutan yang melayani perkotaan.

Karena itu, Sigit mengimbau perusahaan otobus (PO) yang telah memiliki kartu pengawasan di terminal tipe A agar mematuhinya dan segera pindah beroperasi. Dia mengatakan akan segera mengurus kartu pengawasan untuk PO-PO lain agar bisa segera pindah di terminal tipe A. Kartu pengawasan ini adalah kartu yang menjadi izin operasi bagi setiap trayek PO.

Untuk mendukung pemindahan itu, menurut Sigit, pihaknya bekerja sama dengan Transjakarta untuk menyediakan bus feeder menuju terminal tipe A, sehingga calon penumpang menjadi lebih mudah menjangkau terminal tersebut. “Sudah ada 26 bus,” tuturnya. Bus-bus itu melayani calon penumpang terminal Pulogebang. Bus-bus itu bisa ditemui di Terminal Tanjung Priok, Pasar Minggu, Pinang Ranti, dan Lebak Bulus.

Sigit memperkirakan ada 20 ribu bus AKAP yang keluar-masuk Jakarta setiap harinya dengan berbagai tujuan. Dari tujuan Jawa hingga Sumatera. Dia yakin bus-bus itu cukup ditampung di tiga terminal tipe A yang dikelola pemerintah Jakarta. “Makanya kami akan buatkan time table kapan mereka boleh keluar-masuknya,” ujarnya.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan, terminal tipe A adalah terminal yang melayani perpindahan penumpang antarkota antarprovinsi, lintas batas negara, angkutan kota dalam provinsi, dan angkutan kota. Sedangkan terminal tipe B melayani penumpang antarkota dalam provinsi dan angkutan kota.

NINIS CHAIRUNNISA

Sumber : https://m.tempo.co/read/news/2017/02/07/083843934/kini-bus-akap-di-jakarta-hanya-boleh-masuk-tiga-terminal-ini

Terminal Pulogadung Di Tutup Mulai 6 Januari 2017

Jakarta-Jalurbus. Bagi anda yang biasa mudik menggunakan bus dari terminal Pulogadung, maka kini sudah tidak bisa lagi, dikarenakan terhitung mulai hari Senin pagi tanggal 6 Jnauari 2017, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah secara resmi menutup terminal bus antar kota antar provinsi (AKAP) Pulogadung, Jakarta Timur. Para awak bus dan penumpang direlokasi ke terminal bus terpadu di Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Berdasarkan informasi dari berita di media televisi terlihat sejumlah papan trayek beberapa PO bus mulai di lepas oleh pegawai Dinas Perhubungan DKI jakarta pada hari Senin 6 Januari 2017,selain itu bus dan para awak bus antar kota antar propinsi (AKAP) yang biasanya beroperasi di terminal Pulo Gadung juga sudah tidak beroperasi lagi.

 Baca juga : Terminal Lebak Bulus Resmi Di Tutup Mulai Hari Selasa 7 Januari 2017




Penutupan terminal Pulogadung di keluhkan oleh beberapa sopir bus dan awak bus, juga para pengelola agen tiket bus diterminal Pulo Gadung, mereka mengaku dengan direlokasinya terminal Pulogadung ke terminal Pulo Gebang menurunkan pemasukan para awak bus karena menurut mereka terminal Pulo Gebang masih sepi penumpang.

Penutupan terminal Pulo Gadung di jaga ketat petugas Kepolisian dan petugas Dishub untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingnkan.






Terminal Lebak Bulus Resmi Di Tutup Mulai Hari Selasa 7 Januari 2017

 Jakarta - Kepala terminal Lebakbulus Adjmain memastikan penutupan area bus antar kota antar provinsi (AKAP) dilakukan Selasa 7 Januari mulai dinihari. Sepanjang hari Senin (6\/1), bus masih diizinkan beroperasi normal.

\\"Terminal AKAP Lebak Bulus akan ditutup per 7 Januari 2014 pukul 00.00 WIB,\\" kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Adjmain ketika dihubungi oleh detikcom, Minggu (5\/1\/2014).

Keputusan ini mundur dari rencana semula yakni pada 6 Januari 2014. Tidak jelas apakah pengunduran ini terkait rencana demo para sopir bus Senin (6\/1) besok. Adjmain hanya memastikan aksi para awak bus tidak akan dihalangi.

Baca Juga : Terminal Pulogadung Di Tutup Mulai 6 Januari 2017


Spanduk pengumuman terminal Lebak Bulus ditutup Sumber : https://news.detik.com/berita/2458642/kepala-terminal-lebakbulus-ditutup-mulai-selasa-7-januari-pukul-0000-wib


\\"Jika mereka mau aksi, silakan. Menyampaikan uneg-uneg kan boleh,\\" ujarnya santai.

Ia tidak khawatir aksi ini akan mengakibatkan kemacetan atau berujung pada tindakan anarkistis. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait pun sudah dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

\\"Tentunya kita sudah koordinasi dengan Polres, Polsek dan Satpol PP juga,\\" tutup Adjmain.

Para karyawan bus AKAP terminal Lebak Bulus yang tergabung dalam Kowan Bisata rencananya akan mengadakan aksi damai menolak penutupan terminal pada esok hari. Mereka menuntut disediakan lahan terminal tetap di Jakarta Selatan, bukan dialihkan ke terminal Pulogadung, terminal Kalideres, maupun terminal Kampung Rambutan.

Sumber : https://news.detik.com/berita/2458642/kepala-terminal-lebakbulus-ditutup-mulai-selasa-7-januari-pukul-0000-wib

Kemenhub Akan Mencabut Izin PO Bus Yang Tidak Mau Pindah Ke Terminal Pulo Gebang

Berdasarkan informasi yang Jalurbus himpun dari beberapa media online Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan kepada semua perusahaan otobus (PO) antar kota antar provinsi (AKAP) agar pindah dari terminal bayangan ke Terminal Pulo Gebang,yang disebut sebagai terminal terbesar se-ASEAN.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah memberikan waktu hingga 28 Januari 2017 bagi 120 PO agar pindah ke Terminal Pulo Gebang. Akan tetapi hingga saat ini baru setengahnya yang pindah. Menurut Menteri Perhubungan bahwa konsistensi untuk tercapai pada 28 Januari ini belum tercapai, dari 50 (PO) ke 70 (PO). Pihak Kemenhub akan memberikan sanksi tegas kepada PO yang masih membandel. Artinya sanksi yang akan diberikan (kemenhub) bukan lagi hanya berupa teguran akan tetapi langsung pada pencabutan izin operasional PO.


Sumber : www.viva.co.id

Menurut (kemenhub),bahwa kebijakan adalah ini bukan semata pihaknya kejam kepada para perusahaan penyedia jasa bus AKAP melainkan memberikan kepastian kepada masyarakat yang ingin menggunakan bus.

‎Pertanyaannya adalah apakah dengan adanya aturan dari (kemenhub) ini membantu masyarakat yang hendak bepergian atau mudik menggunakan bus? menurut saya dengan adanya aturan bus AKAP harus pindah ke terminal Pulo Gebang justeru membuat masyarakat pengguna bus AKAP menjadi lebih susah, kenapa, karena harus ke terminal Pulo Gebang yang notabenenya berada di pinggiran timur Jakarta secara otomatis pengguna bus AKAP yang jauh dari teminal harus mengeluarkan ongkos lagi untuk menuju terminal, sedangkan jika melalui agen rata-rata perusahaan otobus memiliki agen yang sudah tersebar di seluruh Jakarta, sehingga mempermudah masyarakat yang akan menggunakan jasa bus AKAP.


Syarat Pendaftaran Rombongan Untuk Mengikuti Kegiatan Site Visit Transjakarta

Dalam upaya pengenalan moda transportasi serta membudayakan penggunaan transportasi umum khususnya Transjakarta, PT Transportasi Jakarta membuat sebuah program yang awalnya ditujukan untuk memberikan program edukasi terhadap para pesertanya yang umumnya berusia 7 sampai 14 tahun. Diharapkan, dengan menggunakan TransJakarta, pola pikir generasi muda lebih mendukung budaya angkutan umum yang mengajarkan untuk disiplin dalam antrian dan berperilaku dalam bermasyarakat. Selain itu, di tahun 2016 ini, Transjakarta juga melebarkan program ini dengan menjangkau Lansia (Lanjut Usia). Program ini dikenal dengan sebutan Site Visit Transjakarta. Program Site Visit Transjakarta saat ini terdiri dari dua kelompok besar, yaitu:



Site Visit Transjakara: EduTrip
Site Visit Transjakarta: Senior Traveler
Site Visit Transjakarta: RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak)

Site Visit Transjakarta: Senior Traveler

Site Visit Transjakarta: EduTrip

Baca Juga : Beginilah Sistem Pembayaran Jika Anda Ingin Naik Bus Transjakarta  

Fasilitas bagi peserta rombongan khusus:

  • Bagi sekolah maupun kelompok tertentu yang telah mengajukan surat permohonan akan diberikan bus khusus sesuai dengan jumlah peserta yang sudah ditentukan
  • Rute mengikuti rute layanan yang telah ditentukan
  • Peserta rombongan akan didampingi oleh pendamping yang akan memaparkan mengenai sistem TransJakarta dan lokasi-lokasi menarik sepanjang rute perjalanan
  • Peserta menuju ke tempat tujuan tanpa harus berhenti di setiap halte dan tidak bercampur dengan penumpang umum lainnya
Persyaratan pendaftaran rombongan untuk mengikuti kegiatan Site Visit Transjakarta:

1) Untuk Site Visit Transjakarta: Senior Traveler, rombongan berusia 60 70 tahun sementara untuk usia rombongan Site Visit Transjakarta: EduTrip adalah sekitar 7 – 14 tahun.

2) Membuat Surat Permohonan

Ditujukan kepada Direktur Utama PT. Transportasi Jakarta
Pengajuan minimal satu minggu sebelum pelaksanaan
Permohonan dikirimkan ke PT. Transportasi Jakarta Jalan Mayjen Soetoyo no. 1 Jakarta Timur 13650, dapat melalui fax di (021) 80879453, maupun melalui email ke naektije@transjakarta.co.id dengan subject: Site Visit Transjakarta
3) Dalam Surat Permohonan wajib mencantumkan

Nama rombongan/instansi
Rute yang diajukan/dipilih
Tanggal pelaksanaan
Waktu pelaksanaan
Jumlah peserta (minimal 50 orang)
Nomor telepon koordinator/ penanggung jawab
Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai info rombongan, dapat menghubungi contact center Transjakarta di 1500-102.

Sumber : http://transjakarta.co.id/produk-dan-layanan/layanan-bus/rombongan/

Bus AKAP PO Putra Mulya Double Decker Dilarang Masuk Terminal Tipe B dan C Wonogiri

Jakarta-Jalurbus. Pemerintah Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah secara mengejutkan menerbitkan aturan baru yang melarang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) menjemput dan mengantar penumpang sampai ke terminal  tipe B dan C yang dikelola Pemerintah Provinsi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Wonogiri H. Ismiyanto SH MH seperti dikutip Info Wonogiri, menegaskan, bus-bus malam AKAP dilarang beroperasi sampai ke terminal-terminal kecamatan yang ada di wilayah Wonogiri.

Tak pelak kebijakan baru ini menuai protes pengusaha bus AKAP.

Kurnia Lesani Adnan, pengusaha bus jurusan Jakarta-Solo-Wonogiri yang baru saja meluncurkan bus tingkat (super doublle decker/SDD) Scania K410 IB untuk armada malam mewah di trayek ini langsung meradang.

Sumber : https://www.facebook.com/POputeramulyasejahtera/photos/


"Kalau aturan ini diberlakukan apakah bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) siap di lokasi terminal saat jam kedatangan bus AKAP dari Jakarta? Apakah headaway (jarak jam ketibaan di terminal) bus AKDP bisa mengimbangi kedatangan bus AKAP," protesnya.

Pria yang akrab disapa Sani ini menduga, regulasi baru ini diterbitkan karena ketidaksiapan bus-bus AKDP terhadap tren perubahan layanan yang sedang diberikan oleh bus-bus AKAP.

"Apakah ini tanda genderang perang yang ditabuh Kepala Dinas Perhubungan?" imbuhnya.

Dia menilai sebaiknya pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri menelaah lebih dalam dulu, mengapa bus-bus AKAP selama ini masuk menjemput dan mengantar penumpang sampai ke terminal Tipe B dan C. Karena itu dia menilai ini adalah kebijakan yang aneh.

Sebelumnya, seperti dilansir situs Info Wonogiri melansir kabar, Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri melarang bus-bus AKAP beroperasi sampai ke Terminal Tipe B dan C yang banyak berada di ibukota kecamatan di Kabupaten Wonogiri.

Larangan itu juga berlaku untuk bus double decker PO Putra Mulya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Wonogiri, H Ismiyanto SH MH menyatakan peraturan ini belaku sejak 2017 ini mengacu pada Keputusan Menteri (KM) Nomor 35 tahun 2003.

“Ini kesepakatan Organda, bis AKAP tidak boleh beroperasi sampai ke terminal Tipe C atau B,” kata H Ismiyanto.

Armada bus AKAP hanya boleh masuk dan keluar dari Terminal Tipe A yang dikelola pemerintah pusat. Yakni, Terminal Giri Adipura yang berada di wilayah Krisak, Kecamatan Selogiri.

Membaiknya infrastruktur membuat jadwal tiba bus AKAP di wilayah Wonogiri menjadi lebih maju.

Sani khawatir, jika larangan ini diterapkan akan membuat penumpang busnya yang turun di Terminal Giri Adipura keleleran karena belum tersedianya bus AKDP dan angkutan lokal yang stand by mengangkut mereka ke desa/kecamatan tujuan di pelosok Wonogiri.

Sumber : http://www.tribunnews.com/bisnis/2017/01/11/bus-akap-dilarang-masuk-kecamatan-di-wonogiri-bos-bus-double-decker-putera-mulya-meradang

Back To Top